Tangerang7.com, Tangsel – Polsek Ciputat Timur masih melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan penembakan pengeras suara atau toa Masjid Al-Falah di kawasan Kompleks Alvita, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Empat corong pengeras suara yang terpasang di menara masjid dilaporkan mengalami kerusakan berupa lubang-lubang yang diduga berasal dari tembakan senapan angin.
Dalam perkembangan terbaru, proyektil berbahan timah juga ditemukan di lokasi dan telah disita polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Kasus tersebut menjadi perhatian warga setelah kondisi pengeras suara masjid beredar di media sosial.
Polisi telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan penyidik masih mendalami peristiwa tersebut untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
“Kami dari Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur, sedang mendalami dan memeriksa saksi-saksi. Nanti kami akan jelaskan lebih lanjut, kami tidak bisa berandai-andai dulu. Kami saat ini masih melaksanakan proses penyelidikan secara mendalam,” ujar Bambang, Selasa (3/11/2026).
Kerusakan pada pengeras suara tersebut diketahui setelah pengurus dan warga memeriksa kondisi fasilitas masjid.
Empat corong yang terpasang di menara masjid dilaporkan memiliki sejumlah lubang yang diduga akibat proyektil senapan angin.
Berdasarkan keterangan saksi yang disampaikan polisi, kerusakan pertama kali diketahui pada Sabtu (24/10/2026), setelah salat Asar. Seorang saksi melihat kondisi toa sudah berlubang ketika keluar dari masjid.
Sehari berikutnya, Minggu (25/10/2026), saksi kembali mendengar suara yang diduga berasal dari tembakan senapan angin setelah salat Isya.
Saat memeriksa pengeras suara, saksi mendapati kerusakan pada perangkat tersebut.
Sementara itu, keterangan imam masjid menyebut warga juga mendengar suara letusan pada Sabtu (31/10/2026), setelah salat Zuhur.
Suara serupa disebut beberapa kali terdengar ketika azan berkumandang hingga waktu salat Isya.
Imam Masjid Al-Falah, MA Fathoni Al Aziz, mengatakan, “Setiap azan, dan paling sering itu mungkin di azan Zuhur, Asar, Magrib, Isya.
Pernah juga di saat salat Isya ini, dari azan terus juga sampai ke salat, sampai rakat terakhir juga masih terdengar suara tembakan.”
Polisi telah melakukan pengecekan dan olah TKP pada Minggu (1/11/2026). Dalam keterangan yang disampaikan pada Senin (2/11/2026), Kapolsek Ciputat Timur menyebut tiga orang saksi dari unsur pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) telah dimintai keterangan.
Dari penelusuran awal, polisi memperoleh informasi bahwa arah tembakan diduga berasal dari wilayah Kelurahan Sawah Lama.
Meski demikian, informasi tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman dan belum memastikan identitas orang yang melakukan penembakan.
Temuan proyektil berbahan timah yang telah disita polisi menjadi salah satu barang yang dapat membantu proses pemeriksaan.
Namun, belum ada keterangan resmi mengenai jenis senjata yang digunakan maupun hasil pemeriksaan proyektil tersebut.
Polisi juga belum mengungkap motif di balik dugaan penembakan fasilitas ibadah itu.
Di tengah penyelidikan, kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan tidak mengambil kesimpulan sendiri mengenai pihak yang diduga terlibat.
Bambang menegaskan bahwa kepolisian akan menjaga komunikasi dengan masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, termasuk ketika warga menjalankan kegiatan ibadah.
“Kami dari Polsek Ciputat Timur Polres Tangsel akan terus mengedepankan upaya komunikasi dengan masyarakat agar ekosistem kamtibmas dan aktivitas beribadah berjalan dengan aman dan nyaman,” ujar Bambang.
Hingga Selasa (3/11/2026), polisi masih mendalami dugaan penembakan tersebut. Identitas pelaku dan motif kejadian belum diumumkan.













