Tembaga bekas eks trafo dan kabel.
Tembaga bekas eks trafo dan kabel.

Tangerang7 Niaga – Sebuah perusahan yang berlokasi di Kota Tangerang jadikan tembaga bekas ini menghasilkan uang puluhan hingga ratusan milyaran rupiah. Tembaga yang tonasenya mencapai ratusan ton ini didistribusi langsung dari sebuah perusahaan negara.

“Sudah hampir berjalan 7 bulan dari kontrak tender selama 5 tahun, 2027 nanti berakhir kontraknya,” ujar Wiyo, Direktur Utama perusahaan tersebut kepada tangerang7.com, Selasa (29/11/2022).

Tembaga bekas pakai ini, kata Wiyo, berasal dari PLN di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya jumlahnya hingga ribuan ton sampai akhir kontrak tender nanti.

Kebanyakan tembaga tersebut hasil copotan dari trafo, dan ada juga sedikit dari kabel.

Sebagai pemenang tender, hak mendapatkan barang pakai tersebut sebanyak 99 persen dari PLN seluruh Indonesia.

“Di Medan, ada itu sekitar 200 ton yang sudah dibersihkan. Tinggal diover kesini, kata dia.

Menurutnya harga tembaga bekas ini fluktuatif. Harga per kilo bisa naik atau turun tergantung kondisi pasar.

“2 minggu kemarin, saya jual 105 ribu perkilonya. Tapi sekarang saya jual 115 ribu perkilo,” ungkap Wiyo.

Saat ditanya akan diapakan tembaga bekas pakai ini, Wiyo menjelaskan, tembaga akan dijual kembali langsung ke perusahaan peleburan yang ada.

“Tapi kalau ada individu yang mau beli, silahkan, kami bisa jual. Yang penting harganya masuk,” ucapnya.

Barang kami kualitas super, jelas, legal,” tambahnya.

Biarpun Wiyo bisa menjual langsung ke perusahaan peleburan tembaga, dia juga memberi kuasa kepada dua orang untuk mencari pembeli individu.

Bagi individu yang mau membeli, Wiyo mengatakan bisa langsung transaksi dengan metode timbang bayar di gudangnya.

“Terpenting yang datang benar-benar pembeli, bukan mediator. Kalau cuma mediator, saya gk mau nemuin orangnya,” cetusnya.

Wiyo juga menyampaikan, bagi  yang mau membeli tembaga bekas pakai PLN ini, bisa menghubungi nomor 0878-8339-7280 (WA) dan 0882-9469-4439.

“Itu nomor kawan saya itu, bagi-bagi jalan rejeki lah,” singkatnya. (red)