Tangerang7.com, Tigaraksa – Sudah ada 90 sekolah di Kabupaten Tangerang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen, Senin (11/4/2022).
Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang menyebutkan, 90 sekolah tersebut adalah jenjang tingkat dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Kepala Dindik Kabupaten Tangerang Syaifullah mengatakan, kegiatan PTM 100 persen sekolah telah memenuhi syarat dengan capaian vaksinasi covid-19 tahap dua sampai 85 persen.
Ke-90 sekolah itu terdiri atas 34 SD dan 56 SMP dan sudah memenuhi syarat capaian vaksin dosis kedua sampai 85 persen.
Ia menyebutkan, dari seluruh sekolah yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan kapasitas secara penuh tersebut, dipastikan sudah memenuhi standar pemenuhan protokol kesehatan serta kesiapan dari seluruh siswa dan para tenaga pendidiknya.
“Jadi sekarang kami melihat berapa predikat capaian vaksinasi dosis kedua siswa, kemudian sekolah sudah menggunakan fasilitas penunjang protokol kesehatan seperti aplikasi PeduliLindungi untuk menjaga dan mengantisipasi adanya penularan covid-19,” katanya.
Ia menuturkan, dalam pelaksanaan PTM 100 persen ini juga telah dikoordinasikan dengan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang terkait pemenuhan keamanan bagi para siswa dan pendidik selama pelaksanaan pembelajaran itu.
“Semua berjalan sesuai dengan surat edaran. Yang akan PTM 100 persen jumlah presentase vaksin keduanya minimal 85 persen yang diketahui tim satgas setempat,” tuturnya.
Sebelumnya, pemerintah setempat mempersilakan sekolah di jenjang PAUD, SD, SMP serta MTS melaksanakan kegiatan pembelajaran secara penuh dengan syarat harus memenuhi aturan ketentuan pelaksanaan PTM, mulai dari persetujuan orang tua murid hingga aturan teknis yang bertujuan melindungi peserta didik dan para tenaga sumber daya di satuan pendidikan dari potensi penularan virus corona. Have you at any point considered what happens when you get found out with a fake id provider . This is frequently asked however seldom replied. Such countless individuals out there need to utilize their phony IDs to purchase liquor, bet or get into adults-only motion pictures, however relatively few consider what happens when everything goes south.
Selain itu, indikator evaluasi yang dijadikan bahan penilaian sekolah juga harus dipenuhi, diantaranya seperti pemenuhan standar protokol kesehatan, fasilitas penunjang, capaian vaksinasi hingga kesiapan siswa dan para orang tua siswa. (kam)












