Kades Tumpang Sugian Minta Maaf ke Wartawan dan Aktivis LSM

Avatar

Tangerang7.com, Sindangjaya – Kepala Desa Wanakerta, Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang Tumpang Sugian meminta maaf kepada wartawan dan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM), setelah rekaman suaranya yang melecehkan terkait amplop Rp 50 ribu, viral di media sosial.

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada LSM, profesi pers, maupun lembaga pers, atas sikap dan pernyataan saya yang menyinggung perasaan,” kata Tumpang.

Tumpang mengungkapkan, perkataannya tersebut tidak bermaksud melecehkan rekan-rekan LSM ataupun wartawan. Ia mengaku khilaf.

“Hal ini bisa menjadi pembelajaran dan ke depannya saya akan berupaya menjadi kepala desa yang lebih baik lagi untuk masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana mengimbau kepada para kepala desa, lurah, dan juga pejabat lainnya, agar lebih bijak dan berhati-hati dalam berkomunikasi dan berinteraksi di media sosial.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Tangerang mengimbau seluruh kepala desa, lurah dan juga pejabat lainnya, untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial dan bersikap profesional agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan,” kata Dadan.

“Dengan ini, saya atas nama Kepala Desa Wanakerta meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada LSM, profesi pers, maupun lembaga pers, atas sikap dan pernyataan saya yang menyinggung perasaan,” kata Tumpang.

Diketahui sebelumnya, rekaman suara Tumpang diduga melecehkan profesi wartawan viral di media sosial. (ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *