Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaArtikelBirokrasi dan Debirokratisasi pada Pelaksanaan PPDB SMAN di Banten

Birokrasi dan Debirokratisasi pada Pelaksanaan PPDB SMAN di Banten

Catatan H Akhmad Jajuli

Pemerhati pendidikan, tinggal di Serang

 

Tangerang7.com, Tangerang – Apa itu birokrasi (bureaucracy) telah banyak dijelaskan dan dibahas oleh banyak ahli mulai dari Max Weber, Fritz Morstein Marx, Peter A. Blau dan Charles H. Page, Rian Nugroho Dwijowijoto hingga Farel Heady.

Secara singkat Birokrasi dapat diartikan sebagai suatu tatanan organisasi berbentuk piramida, terdapat komando berjenjang, resmi, teratur, ketat, dijalankan secara independen dan profesional, bekerja secara tim (impersonal), diangkat berdasarkan satuan waktu tertentu serta berfungsi menjalankan pelayanan, pembangunan dan manajemen pemerintahan secara paripurna mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring, pengendalian, Evaluasi hingga pemberian Penghargaan (Reward) dan Hukuman (punishment).

Di lingkungan Polri terlihat piramida mulai Kapolri (dan Pejabat Utama di tingkat Mabes), Kapolda (dan Pejabat Utama di tingkat Mapolda), Kapolres, Kapolsek hingga Babinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

Pada lingkungan TNI terlihat piramida Menteri Pertahanan RI — Panglima TNI — KASAD — Pangdam (Kepala Divisi – Brigade – Batalyon) — Danrem – Dandim – Danramil hingga Babinsa (Bintara Pembina Keamanan Tingkat Desa/Kelurahan). Demikian pula di jajaran Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Khusus terkait PPDB SMAN di Banten Tahun 2022 terlihat jenjang komando sbb : PJ..Gubernur — PJ Sekda (memiliki fungsi koordinasi dan administrator) — Kepala Dinas Dindikbud — [Kepala Bidang SMA yg memiliki fungsi lini, Sekdis Dikbud yg memiliki fungsi koordinasi dan administrator dan Kepala Cabang Dinas yg memiliki fungsi Kewilayahan] — Kepala SMAN selaku Kepala UPT — Panitia Pelaksana PPDB (yang biasanya diketuai Wakasek SMAN Bidang Kurikulum).

Sesuai Juklak dan Juknis yg ada maka kewenangan teknis pelaksanaan Seleksi PPDB SMAN itu ada pada masing2 Kepala Sekolah SMAN — tentu dengan supervisi, pengawasan dan koordinasi oleh lima orang Kepala Kantor Cabang Dinas Dindikbud (KCD Lebak, Pandeglang, Seragon [Kab Serang, Kota Serang, Kota Cilegon], Kab. Tangerang, serta KCD Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) dan oleh Kepala Bidang SMA Dindikbud Provinsi Banten.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular