Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaBerita UtamaAnggota Komisi VII DPR RI Zulfikar, 'Kencing di Pom Bensin Kok Bayar'

Anggota Komisi VII DPR RI Zulfikar, ‘Kencing di Pom Bensin Kok Bayar’

Tangerang7.com, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Zulfikar Hamonangan meminta Menteri BUMN Erick Tohir mengambil tindakan tegas terhadap Direksi Pertamina terkait adanya tarif bagi warga yang ingin buang air di setiap SPBU.

“Pak Erick Tohir yang telah melihat langsung situasi tersebut, seharusnya tegas. Selaku anggota Komisi VII DPR RI, saya meminta Pak Menteri segera memberi larangan terhadap seluruh pom bensin yang memungut biaya pada masyarakat yang ingin buang air kecil. Jangan hanya sekadar pencitraan lewat media sosial,” kata Bang Zul, sapaan akrabnya ketika dihubungi, Selasa (23/11/2021).

Diketahui, ketika melakukan inspeksi lapangan di salah satu SPBU, Erick sempat mempertanyakan soal tarif di toilet tersebut. Ia berdialog dengan penjaga toilet. Dalam dialog itu, diketahui bahwa setiap warga pengguna toilet tersebut dikenakan biaya. Untuk buang air kecil biayanya Rp 2.000. Sedangkan jika digunakan untuk mandi biayanya Rp 4.000.

Dalam kesempatan itu, Erick meminta Direksi Pertamina untuk menghilangkan biaya tarif tersebut. Sebab, toilet merupakan fasilitas tambahan di setiap SPBU. Kepemilikan SPBU merupakan ladang bisnis bahan bakar. Inspeksi Menteri BUMN ini menyebar dan viral di jagad media sosial.

Bang Zul menilai, tarif toilet itu masuk kategori pungutan liar. Pom bensin, baik itu milik swasta maupun BUMN sudah ada aturannya untuk memiliki fasilitas umum, seperti toilet, tempat ibadah, dan ruang tunggu.

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular