Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaInspirasi9 Pesan Rasulullah saat Bercinta, Muslimah Wajib Tahu

9 Pesan Rasulullah saat Bercinta, Muslimah Wajib Tahu

Tangerang7,com – Bercinta (jima’) merupakan satu beribadah yang dikhususkan pada orang yang sudah melalui tahap pernikahan. Bercinta dalam arti berkaitan intim memang yaitu satu diantara kepentingan biologis yang butuh dipenuhi oleh suami serta isteri.

Karena itu, ada banyak pesan Rasulullah SAW untuk sebagian istri saat melayani suami di tempat tidur.

1. Berikanlah nuansa kemesraan dengan penampilan.

Rasulullah SAW bersabda : “wanita yakni yang apabila engkau memandangnya akan membahagiakan dirimu, apabila engkau memerintahnya akan mentaatimu, jika engkau tidak ada di sebelahnya ia akan membuat perlindungan hartamu dan dirinya.” (HR. Bukhari).

Oleh karena itu, kecantikan serta kerapian istri demikian disukai suami. Jadi ketika akan melaksanakan ibadah di kamar, bersoleklah sebaik-baik penampilan yang disukai suami serta diridhai Allah SWT. Karena itu akan berikan nuansa kemesraan saat berjima’.

2. Menakjubkan setiap waktu dilihat.

Rasulullah SAW bersabda : “Istri yang terbaik yaitu istri yang mempesonakanmu setiap waktu kau pandang…” (HR. An-Nasai).

Kecuali membuat perlindungan penampilan, seseorang istri juga seyogyanya berusaha untuk terlihat mengagumkan saat akan berjima’, misalnya dengan tersenyum mesra. Hal itu tentu akan melimpahkan pahala yang demikian besar.

3. Penuhi ajakan suami dengan selekasnya.

Rasulullah SAW bersabda : “Bilamana seorang suami mengajak istrinya (berkaitan seksual), jadi penuhilah dengan selekasnya walau istri tengah ribet di dapur! ” (HR. Tirmidzi serta Ibnu Hibban).

Keinginan seksual memang satu kepentingan biologis yg tidak bisa dipending pemenuhannya (untuk suami-istri). Oleh karena itu Allah SWT membuat makhluk-Nya serba berpasang-pasangat dengan satu di antara alasannya yakni agar manusia dapat dengan halal menyalurkan hasrat seksual pada pasangan halalnya.

Istri yg tidak penuhi keinginan suami dengan selekasnya, jadi siksa di akhirat begitu pedih buat dia. Dan tidak dapat dipungkiri lagi bila hal tersebutlah yang dimaksud satu di antara segi ketidak harmonisan dalam rumah tangga.

4. Dilarang bersetubuh waktu haidh serta nifas.

Seperti telah kita ketahui, bahwasannya wanita yang tengah haid dan nifas tidak dapat disetubuh1. Juga perlu di ingat bila bersetubuh melalui dubur itu tidak diperbolehkan dalam agama. Jadi, seseorang istri baiknya mengingatkan hal semacam itu pada suami.

“Rasulullah SAW bersabda : “…. Jadi setubuhilah istrimu sesuka hatimu, dari depan serta dari belakang! Tetapi jangan sampai melalui dubur serta jangan sampai waktu (istrimu) tengah haid”. (HR. Tirmidzi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular