Ketua Kormi Banten Hj Nuraeni (empat dari kanan) menyerahkan berkas yang berisi sejarah Kormi dan salinan UU Nomor 11 Tahun 2022 kepada Penjabat Gubernur Banten Dr Al Muktabar.
Ketua Kormi Banten Hj Nuraeni (empat dari kanan) menyerahkan berkas yang berisi sejarah Kormi dan salinan UU Nomor 11 Tahun 2022 kepada Penjabat Gubernur Banten Dr Al Muktabar.

Tangerang7.com, Serang – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Banten beraudiensi dengan Penjabat Gubernur Banten Dr Al Muktabar di Ruang Rapat Gubernur di Kawasan KP3B Banten, Kota Serang, Jumat (3/6/2022).

Pengurus Kormi Banten melaporkan berbagai program kerja, salah satunya soal kesiapan kontingen Provinsi Banten dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI yang akan digelar di Sumatera Selatan, 1 hingga 7 Juli 2022.

Ketua Kormi Banten Hj Nuraeni yang didampingi Sekretaris Jasmara Bahar, Wakil Ketua Else Atmasari, Bendahara Martua Nainggolan, Ketua Komisi OKK Dianing Arista Puspitasari, Kabid Hubungan Luar Daerah Ratna Ambarwati, dan Wakil Sekretaris Umar, juga melaporkan berbagai capaian yang sudah didapat dan dilakukan Kormi Banten selama ini.

“Kalau untuk Fornas 2022 Palembang, kesiapan pegiat (atlet) yang disiapkan Kormi Banten sudah sekitar 80 persen. Saat ini mereka masih terus latihan secara mandiri, karena memang kita tidak memiliki anggaran untuk pemusatan pelatihan (Pelatda),” papar anggota DPR RI ini.

Untuk Fornas 2022, anggarannya berada di Dispora Banten karena Kormi Banten tidak mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah provinsi. Namun, dengan kolaborasi dan koordinasi yang baik, semua pegiat yang akan berangkat ke Sumsel disiapkan Kormi Banten.

Jasmara Bahar menambahkan, untuk Fornas VI kontingen yang dibiayai Pemprov Banten berjumlah sekitar 130 personel. Namun, ada lebih banyak pegiat olahraga naungan Kormi Banten yang akan berangkat secara mandiri.

“Hingga Jumat, kita sudah mendaftarkan secara resmi mencapai 300 orang. Hingga penutupan pendaftaran 7 Juni, kami optimistis bisa mencapai 350 sampai 400 orang. Untuk pendaftaran secara umum dalam Fornas VI memang wajib didaftarkan Kormi masing-masing provinsi. Tanpa didaftarkan Kormi, atlet takkan bisa bertanding meski sudah hadir di Palembang,” papar Jasmara.

Selain kesiapan Fornas VI, Kormi Banten juga melaporkan bahwa Banten sudah 2 kali juara umum berturut-turut di ajang Pekan Olahraga Tradisional (Portradnas) yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga. Yang terbaru, 2021 lalu menjadi jawara di Potradnas Bangka Belitung.

“Dan yang tak kalah penting, mohon kiranya Pak Gubernur membuat kebijakan strategis untuk mendukung program DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) yang sudah program nasional dan tertuang dalam Perpres 86 Tahun 2021. Dalam Perpres, Kormi memiliki tugas di bagian hulu, yakni membugarkan masyarakat sementara rekan-rekan kita di KONi di bagian hilir bertugas mencetak atlet prestasi,” ungkapnya.

Sementara, Penjabat Gubernur tetap meminta Kormi selalu bersinergi dengan pemerintah di semua tingkatan, dan bisa menjadi mitra pemerintah dalam menyehatkan dan membugarkan masyarakat Banten.

“Karena dengan kebugaran masyarakat, kita bisa meningkatkan daya saing masyarakat. Dan kalau kita sehat dan bugar, kerjanya juga bisa produktif,” katanya.

Terkait masalah penunjang kegiatan, pihaknya masih mencari cara dan solusi dan inovasi terbaik. Salah satunya, berinovasi untuk menjalin kerja sama dengan pelaku industri di Banten dengan program CSR-nya.

“Tapi intinya, kita semua harus bersinergi. Dan kita semua harus bahu membahu untuk membawa nama baik Banten di kancah nasional atau yang lebih tinggi,” pinta Gubernur. (ist)