Tangerang7.com, Tangerang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang optimistis pertumbuhan investasi di Kota Tangerang memiliki tren positif.
Hal ini diungkapkan Kepala DPMPTSP Dedi Suhada pada saat program Tangerang Talk, Rabu (5/2/2022).
“Ketika melihat permohonan perizinan, sudah ada beberapa grup besar yang meminta izin investasi, seperti, Lippo Group dan Green Lake City,” ujarnya.
Tren positif yang dialami Kota Tangerang di tahun 2021 dengan surplus mencapai 28 persen dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pemkot Tangerang pun menargetkan RPJMD tahun 2022 dapat mencapai Rp 9,2 triliun.
“Alhamdulillah di tahun 2021 target RPJMD kita Rp 8,7 triliun, namun kita bisa melampauinnya hingga Rp 11,7 triliun. Harapannya di tahun 2022 ini bisa mencapai target atau bahkan bisa melampaui tahun kemarin,” harap Dedi.
Berbagai upaya juga diberikan untuk mempermudah proses investasi di Kota Tangerang. Mulai dari Online Single Submission (OSS) Risk Based Approach (RBA) milik pemerintah pusat dan Simponie.
“Selain melalui online, kita juga sediakan help desk dan investment lounge di kantor DPMPTSP. Dan untuk menarik calon investor kita juga sudah melakukan kolaborasi dengan dinas lain untuk membuat iklan terkait peluang investasi,” ungkapnya.
Sedangkan, lanjut Dedi, hingga awal tahun 2022, sektor yang mendominasi di Kota Tangerang adalah, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, transportasi, gudang dan telekomunikasi.
“Kalau telekomunikasi saat ini di terminal tiga, untuk perumahan sekarang ada di Kecamatan Cibodas dan Cipondoh,” katanya.“
Semoga pertumbuhan investasi ini bisa merata di seluruh Kota Tangerang,” pungkasnya. (ist)













