Sekretaris KORMI Banten Jasmara Bahar (dua dari kanan) dan Sekretaris KORMI Kalimantan Utara Mukhlis Ramlan (tiga dari kanan) saat Kunker KORMI Kaltara ke KORMI Banten.

Tangerang7.com, Serang – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Banten, Jumat (19/11/2021) ini menerima rombongan dari KORMI Kalimantan Utara (Kaltara) di Sekretariat KORMI Banten, di Kota Serang, Banten.

Kunjungan KORMI Kaltara ini menjadi bagian rangkaian kunjungan atau studi banding KORMI Kaltara ke bebarapa organisasi yang ada di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Menurut Sekretaris KORMI Banten, Jasmara Bahar, yang menjadi pimpinan tuan rumah dalam acara ini, kedua belah pihak sengaja melakukan pertemuan dalam upaya tukar pengalaman untuk memajukan KORMI di daerah masing-masing.

Baik KORMI Banten maupun Kaltara, sama-sama memberikan masukan-masukan agar upaya membantu pemerintah menyehatkan dan membugarkan masyarakat, bisa terlaksana dengan baik.

“Kami sama-sama belajar dan bertukar pengalaman dalam usaha memajukan organisasi KORMI. Banyak ilmu yang kami dapat dalam kunjungan ini. Misalnya soal kekompakan di KORMI Kaltara, sesuatu yang patut ditiru,” ujar Jasmara Bahar usai pertemuan.

Sekretaris KORMI Banten Jasmara Bahar (tiga dari kanan) menerima cindera mata yang diserahkan Wakil Ketua I KORMI Kaltara Ahmad Maulana.

Meski Kaltara saat ini provinsi muda, dalam tukar pengalaman ini banyak hal yang bisa diambil pelajaran. Bukan saja soal kekompakannya, tapi semangat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat juga harus dijadikan pelajaran berarti.

“Dalam kunjungan ini saja, rombongan KORMI Kaltara jumlahnya mencapai 23 orang. Itu membuktikan bahwa mereka benar-benar berniat mencari pengalaman secara maksimal,” cetus Jasmara Bahar.

Pengurus KORMI Banten dan Kaltara poto bersama.

Dalam kesempatan ini, KORMI Kaltara yang dipimpin Wakil Ketua I Ahmad Maulana dan Sekretaris Mukhlis Ramlan juga memperlihatkan keseriusannya. Misalnya soal keberpihakan Pemprov Banten terhadap KORMI dengan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) No 8 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Keolahragaan di tanah Banten, beberapa kali dipertanyakan oleh tamu-tamu tersebut.

“Kami juga berencana akan mengusulkan ke pemerintah provinsi dan DPRD Kaltara agar segera dilahirkan Perda tentang keolahragaan. Sehingga, dunia olahraga di Kaltara bisa cepat maju dan bisa sejajar dengan daerah lain. Karena bagaimana pun, dunia olahraga daerah akan maju kalau didukung secara maksimal oleh pemerintah daerahnya,” ujar Mukhlis.

Terkait soal pengembangan olahraga tradisional, KORMI Banten juga memaparkan beberapa jurus jitu sehingga olahraga tradisional di Banten masuk dalam peringkat atas nasional. Apakah itu di Fornas (Festival Olahraga Rekreasi Nasional) yang menjadi hajat KORMI, maupun dalam event Portradnas (Pekan Olahraga Tradisional Nasional) yang menjadi gawean Kemenpora.

Dalam Portradnas dua tahun lalu di Yogyakarta misalnya, tim Banten menjadi yang terbaik dengan berhasil menjadi juara umum. Prestasi ini tetap dipertahankan dalam Portradnas di Bangka Belitung bulan Oktober 2021, dengan tetap menjadi juara umum.

“Salah satu kuncinya, Banten selalu fokus dengan pembinaan olahraga tradisional. Selama ini, Banten mempercayakan hal itu kepada KORMI Kabupaten Tangerang. Misalnya dengan dibentuknya Kampung Olahraga Tradisional,” papar Jasmara Bahar yang dalam acara tersebut didampingi Wakil Ketua III Hj Else Atmasari, Kabid Hubungan Antar-Lembaga H Akhmad Jajuli, Kabid Hubungan Luar Daerah Ratna Ambarwati, Kabid Pengembangan Usaha Hj Lili Chaeriyah, Wakabid Perencanaan Anggaran Yoyoh Juhaeriyah, Wakabid Promosi Abdul Tasir, Ketua Komisi Kesehatan Kebugaran Dianing Arista P, Kepala Sekretariat Samsu Rizal, dan beberapa pengurus seperti Hj Yayung, Hj Eliyati, Wawan Kusnawan, dan Uun Unairih. (**/adv)