Tangerang7.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes Kini kembali melalukan pencegahan dengan menyediakan kembali vaksin Covid-19 di 39 puskesmas di Kota Tangerang.
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, Pada Kamis 21/12/2023 mengatakan, penyediaan kembali vaksin Covid-19 berdasarkan surat edaran Kemenkes RI nomor IM.02.04/C/4864/2023 yang diterbitkan pada 15 Desember 2023 kemarin.
Untuk itu, Dinkes Kota Tangerang melalui RSUD dan puskesmas se-Kota Tangerang memberikan layanan vaksinasi Covid-19 kepada warga Kota Tangerang.
Untuk masyarakat bukan lansia yang tidak memiliki komorbid dan bukan penyandangi immunokompromais, vaksinasi akan disediakan pemerintah sampai 31 Desember 2023, selanjutnya dapat diperoleh secara mandiri.
“Berdasarkan surat edaran Kemenkes RI tersebut, kami (Dinkes Kota Tangerang) mengimbau, agar masyarakat khususnya di Kota Tangerang untuk segera melengkapi dosis vaksin Covid-19 di fasilitas layanan kesehatan terdekat, tutur dr Dini.
‘ Kami memberikan suntikan vaksin Covid-19 secara gratis atau tanpa dipungut biaya. Saat ini jenis vaksin yang tersedia di seluruh puskesmas dan RSUD di Kota Tangerang ialah Inavac,” lanjutnya.
Kemudian, bagi masyarakat lansia dan dewasa yang memiliki komorbid serta penyandang immunokompromais, dan sudah memperoleh vaksin Covid-19 minimal 6-12 bulan yang lalu, dapat diberikan 1 dosis vaksin Covid-19.
Untuk mengetahui jadwal pemberian vaksin Covid-19, dapat melihat laman Instagram masing-masing puskesmas yang tersedia di link bio Instagram resmi @dinkes.kotatangerang.
Sementara itu, berdasarkan data laporan Dinkes Kota Tangerang hingga hari ini (20/12/2023) kasus positif Covid-19 sebanyak 101.774 kasus.
Di mana 101.035 dinyatakan sembuh, dan 623 telah meninggal dunia, serta 116 masih melakukan proses penyembuhan dengan melakukan isolasi secara mandiri.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk jangan ragu melaporkan apabila terindikasi kasus Covid-19 ke puskesmas terdekat. Sehingga dapat mencegah terjadinya penyebaran serta cepat tertangani oleh petugas kesehatan,” kata dr Diji.
:Dan tentunya masyarakat juga diharapkan tetap menjaga perilaku pola hidup bersih dan sehat,” singkatnya. (did)













