Hingga Fornas Ditutup, Banten Bertahan di Posisi 9 Nasional

Avatar
Ketua KORMI Banten Hj Nuraeni dan offcial lain poto bersama dengan peraih emas Perbafi.

MATARAM, Tangerang7.com – Hingga Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB Tahun 2025 ditutup pada pada 01 Agustus pekan kemarin, posisi Banten tetap bertahan di posisi 9 nasional atau berada di posisi 10 besar. Tetap bertahannya posisi Kontingen Banten di 9 nasional tak lepas dari tambahan 20 medali emas di hari ke-6 dan ke-7 Fornas NTB.

Dengan demikian, total raihan medali Kontingen KORMI Banten di Fornas VIII NTB sebanyak 114 medali yang terdiri dari 41 Emas, 43 Perak, dan 30 Perunggu. Ke-41 emas yang didapat Kontingen Banten disumbangkan Inorga APPSBI (Asosiasi Perguruan  Pencak Silat Budaya Indonesia) 4 emas, ABI (Asosiasi BMX Indonesia) 3 emas, Portina (Pelestari Olahraga Tradisional) 3 emas, KLPI (Kebugaran Lansia Pralansia Indonesia)  3 emas, PORPI (Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia) 2 emas, B-Boyindo 2 emas, SHM (Silat Harimau Minangkabau) 2 emas.

Sementara Inorga lainnya masing-masing 1 emas, yakni dari Inorga WBN (Walet Basura Nusantara), ADITY (Asosiasi Dong Yui Taiji Quan Indonesia), PI (Panah Indonesia), KBI (Komunitas Bepers Indonesia), FPMSI (Federasi Pingpong Masyarakat Seluruh Indonesia), INASSOC (Indonesian Air Softer Association), PPYNI (Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia), DKKI (Dai Kyoshin Karate Indonesia), YPOK (Yayasan Pendidikan Olahraga Karate), POGTI (Persatuan Olahraga Gulat Tangan Indonesia), PERWATUSI (Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia), ASKI (Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia), PERBAFI (Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia), PELANGI (Perkumpulan Pelayang Indonesia), PERPATRI NJ (Perkumpulan Panahan Tradisional Nusantara Jaya), FONI (Federasi Orienteering Nasional Indonesia), KIS (Komunitas Indonesia Skateboard), YAI (Yayasan Asma Indonesia), PORSI (Penggemar Olahraga Senam Indonesia), PERBOSI (Persatuan Bola Sundul Indonesia),  ORKI (Organisasi Olahraga Masyarakat Indonesia), dan KPSN (Keluarga Pencak Silat Nusantara).

Sementara untuk 43 medali perak disumbangkan Portina 8 medali, B-Boyindo 4 keping, DKKI 3 medali, KPSN 3 medali, ABI 2 medali, POGTI 2, Perwatusi 2, APPSBI 2, KLPI 2, PORPI 2, PLBSI  (Persatuan Liong Barongsai Seluruh Indonesia) 2, dan PPYNI 2. Sisanya masing-masing 1 medali perak didapat oleh Inorga ADYTI, Fespati (Federasi Panahan Tradisional Indonesia), ASKI, BKI (Beladiri Kempo Indonesia), FONI, KIS, YAI, PORSI, dan SHM.

“Apa yang didapat kontingen Banten Adalah hasil terbaik dan sudah dari kerja keras semua pegiat, pelatih dan official. Raihan 41 medali emas, 43 perak dan 30 perunggu Adalah hasil yang luar biasa, ditengah keterbatasan anggaran yang dialami KORMI Banten,” kata Ketua KORMI Banten Hj Nuraeni didampingi Ketua Kontingen Jasmara Bahar.

Menurut Nuraeni, beberapa provinsi yang peringkatnya berada di atas Provinsi Banten, memang diimbangi dengan jumlah kontingen yang besar. Sumatera Selatan, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur misalnya, mengirimkan kontingen lumayan besar. Sumsel 700an orang, Kalsel 800an orang, Jawa Timur 1204 orang, dan Jawa Barat yang menjadi Juara Umum mengirimkan lebih dari 1000 orang.

“Sementara kita (Banten-red) hanya 500an orang, itu pun sudah termasuk yang biaya mandiri alias hasil swadaya inorga masing-masing. Tapi Alhamdulillah, meski dengan segala keterbatasan, termasuk tanpa adanya Pelatda, kita masih bisa masuk 10 besar nasional,” tambah Jasmara Bahar. (**)

MEDALI EMAS : 41 Keping

  1. WBN (Walet Basura Nusantara) Perorangan: Adlina Nadhifa Putri ;
  2. ADITY (Asosiasi Dong Yui Taiji Quan Indonesia) : Agus Budi Pramono
  3. PANAH INDONESIA : Geandra Aulia Risha;
  4. ABI (Asosiasi BMX Indonesia) Kelas Mini BMX 14 : Savana;
  5. ABI : Kelas Mini BMX 16 : Savana;
  6. ABI : Flatland Best Trik : Heru Anwari;
  7. KBI (Komunita Bepers Indonesia) : Kategori Beregu 2 Orang (Wanita Duduk dan Berdiri)
  8. FPMSI (Federasi Pingpong Masyarakat Seluruh Indonesia) : David, Perorangan Tradisional Tunggal Putra
  9. INASSOC (Indonesia Air Softer Association) Agave Jordan Lumban Tobing, CTS 1O1 U18 – Single Weapon Rifle Putri;
  10. PPYNI (Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia) : Arkan Riyanto, Performa Asanas Single di bawah 40;
  11. DKKI (Dai Kyoshin Karate Indonesia) : Aldio Dwi Pranata, Kata Perorangan Kelas Junior Putra Usia 10 – 12
  12. YPOK (Yayasan Pendidikan Olahraga Karate) : Kata Perorangan Wipons Putri;
  13. APPSBI (Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia) : Tyas Febrianti, Solo Dewasa Putri;
  14. APPSBI : Asyifa El Zhafira, Duo Muda Putri;
  15. APPSBI : M. Raka dkk, Berkelompok Dewasa Putra;
  16. APPSBI : Semua Pegiat, Kategori Bercerita;
  17. POGTI (Persatuan Olahraga Gulat Tangan Indonesia — Panco) : Tangguh Lambang Wibawa, Kategori Pelajar Kelas -70 kg;
  18. PERWATUSI (Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia) : Senam Pencegahan Osteoporosis Group;
  19. ASKI (Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia) : Agus Nurmansyah Individu Freestyle Dance;
  20. PERBAFI (Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia) : Dandi Surya Hardiansyah, Kategori Men Sport Model;
  21. PELANGI (Perkumpulan Pelayang Indonesia) : Risma Arohcahyana, Kategori Nyilon 53 – 58 cm;
  22. PERPATRI NJ (Perkumpulan Panahan Tradisional Nusantara Jaya) : Batrisya Ayodhya Metrunnisa, Ligafiansyah Ramadhan, Nazwar Ilham Priatna, Raisya Rahma Fairuz (Kota Tangerang), Jemparingan Target U16, Beregu Campuran (4 Orang);
  23. FONI (Federasi Orienteering Nasional Indonesia) : Hanny Harry S., Kategori W20 Sprint;
  24. KIS (Komunitas Indonesia Skateboard) : Fathian Radhika Harahap (Kota Tangerang Selatan), Kategori Best Trick Ramp;
  25. KLPI (Komunitas Lansia Produktif Indonesia) : Lansia KLPI 2 Beregu;
  26. KLPI : Leha dkk, Kategori Alzheimer Berdiri;
  27. KLPI : Yanti dkk., Kategori Alzheimer Duduk;
  28. PORPI (Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia) : Nada Raihana (Kota Tangerang Selatan), Perorangan;
  29. PORPI : Misro (Kota Tangerang Selatan), Perorangan;
  30. YAI (Yayasan Asma Indonesia) : Ny. Gatot, dkk., Kategori Lansia Beregu;
  31. PORSI (Penggemar Olahraga Senam Indonesia) : Astri Sudarwanti, Perorangan;
  32. PORTINA (Pelestari Olahraga Tradisional) : Fiqri Haikal, Ahmad Kosasih, Peri Ardiansyah, Padlan Nata Buana, Beregu Egrang Putra;
  33. PORTINA : Aminah, Daida Suraya, Mila Amelia, Beregu Lari Balok Putri;
  34. PORTINA : Ferdian Raditya Fadilla, Mukhamad Wahyu, Dio Saud Anugrah, Dwiki Aris Yulianto, Tubagus Muhammad Sayid Nur Jaya, Herjio Ardiansyah, Dagongan Putera;
  35. B-BOYINDO : Yonathan Imanuel Suana, 1 vs 1 Openstyle;
  36. B-BOYINDO : Daysha Aliyana Tiawarman, Shayna Chloe Tiawarman, Dance Comp;
  37. SHM (Silat Harimau Minangkabau) : Nayyira Shareen Furqoni;
  38. SHM : Aisyah Nuraini Syauqina;
  39. PERBOSI (Persatuan Bola Sundul Indonesia) Puteri Beregu: Anggie Gracella Saragih, Astri Dayanti, Intan F., Suci, Sutiawati, Wulan Suciani, Puteri Beregu;
  40. ORKI (Organisasi Olahraga Masyarakat Indonesia) :
  41. KPSN (Keluarga Pencak Silat Nusantara) : Perorangan Ksatria Muda Puteri;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *