Metro  

Bandara Soekarno-Hatta Buka Sentra Vaksinasi Booster

Avatar

Tangerang7.com, Tangerang – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meninjau kesiapan menghadapi arus Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (7 /4/2022) lalu. Juga menggelar rapat koordinasi.

Dalam website resmi PT Angkasa Pura II, setelah menggelar rapat koordinasi, Menhub dan Menko PMK meninjau Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta termasuk memantau operasional sentra vaksinasi booster dan melakukan inspeksi keselamatan (ramp check) terhadap satu unit pesawat Garuda Indonesia.

“Peninjauan Bandara Soekarno-Hatta sehubungan dilaksanakannya mudik, yang sudah 2 tahun kita tidak melaksanakan. Kita jauh-jauh hari menyiapkannya, termasuk di Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Menko PMK.

Menko PMK mengatakan Bandara Soekarno-Hatta menjadi titik sentral dari bandara-bandara yang lain.

Di samping itu, Menko PMK menekankan pentingnya keberadaan sentra vaksinasi booster di Bandara Soekarno-Hatta guna mendukung penumpang pesawat memenuhi protokol kesehatan.

Seperti diketahui, persyaratan penerbangan terbaru rute domestik adalah bagi penumpang yang sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil tes covid-19.

Sementara, bagi yang sudah menjalankan vaksinasi dosis pertama harus menunjukkan hasil tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan. Bagi yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukan hasil rapid test antigen yang sampelnya maksimal diambil 1×24 jam sebelum keberangkatan atau hasil RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan selain sentra vaksinasi di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta mulai hari ini, 7 April 2022, juga membuka sentra vasinasi booster di Terminal 2.

“Sentra vaksinasi booster dibuka di Hall Area Terminal Kedatangan 2 D-E untuk mendukung penumpang pesawat termasuk pada periode Angkutan Lebaran 2022,” jelas Muhammad Awaluddin.

Adapun sentra vaksinasi booster di Terminal 2 dibuka setiap hari pada pukul 08.00 – 16.00 WIB. Penumpang yang ingin melakukan booster diimbau datang 4 jam sebelum keberangkatan, dan harus sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua selama minimal 3 bulan.

Selain di Bandara Soekarno-Hatta, sentra vaksinasi booster juga dibuka di bandara-bandara lainnya yang dikelola AP II.

“Kami berharap Angkutan Lebaran dapat berjalan lancar salah satunya didukung sentra vaksinasi booster. AP II mendukung Mudik Aman dan Mudik Sehat,” ujar Muhammad Awaluddin.

Dalam rapat koordinasi dengan Menhub dan Menko PMK, Muhammad Awaluddin menyampaikan puncak arus mudik diperkirakan pada H-3 sementara puncak arus balik pada H+5.

“Sebagai persiapan Angkutan Lebaran, Terminal 1 sudah diaktifkan mulai 1 April. Sebelumnya, Terminal 1 hampir 2 tahun tidak diaktifkan karena pandemi. Dibukanya Terminal 1 mendukung Terminal 2 dan Terminal 3,” ujar Muhammad Awaluddin.

Muhammad Awaluddin menambahkan, “Dengan seluruh terminal beroperasi dan dukungan operasional 3 runway, ini akan memastikan kelancaran penerbangan rute domestik dan internasional di Bandara Soekarno-hatta,” ujar Muhammad Awaluddin.

Menyusul operasional Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta pada periode Angkutan Lebaran 2022 juga akan mengaktifkan Skytrain yang merupakan moda transportasi berbasis rel dengan tenaga listrik untuk perpindahan penumpang pesawat serta pengunjung bandara, dari dan ke Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3 dan Stasiun Kereta Bandara.

Pada periode Angkutan Lebaran 2022, Skytrain akan dioperasikan pada pukul 05.00 – 22.00 WIB.

“Kami sangat bersiap menghadapi Angkutan Lebaran 2022 dengan mengoptimalkan sumber daya di Bandara Soekarno-Hatta, di antaranya mengaktifkan Terminal 1 dan Skytrain sebagai moda berbasis rel dengan tenaga listrik yang menghubungkan antar-terminal serta Stasiun Kereta Bandara,” ujar Muhammad Awaluddin. (*/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *