Sekretaris Kormi Banten Jasmara Bahar (dua dari kanan) menyerahkan SK.

Tangerang7.com, Serang – Sebanyak 6 induk cabang olahraga baru secara resmi berhimpun di Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Provinsi Banten, sejak Sabtu (30/10/2021). Ke-6 induk cabor ini resmi berhimpun dan dituangkan dalam Surat Keputusan Kormi Banten Nomor 36/SK/KORMI-BTN/X/2021 yang ditandatangani Ketua Kormi Banten Hj Nuraeni S.Sos, M.Si dan Sekretaris Kormi Banten Jasmara Bahar SE.

Berhimpun atau bergabungnya 6 cabor baru ini di Kormi Banten melalui proses yang cukup panjang, karena harus memenuhi beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh induk cabor. Seperti harus memiliki AD/ART, SK Kemenkumham, SK kepengurusan baik provinsi maupun kepengurusan di Kabupaten dan Kota di Banten. Juga harus ada NPWP dan domisili kesekretariatan yang jelas.

Ke-6 induk cabor yang baru berhimbun ini yakni Asta (Asosiasi Tarung Tradisi Indonesia), Inassoc (Indonesian Airsofter Association), Fespati (Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia), Pelangi (Perkumpulan Pelayang Indonesia), YPOK (Yayasan Pendidikan Olahraga Karate), dan B-Boy Indonesia. B-Boyindo adalah cabang olahraga breakdance modern.

“Dengan bertambahnya 6 cabor baru ini, seharusnya jumlah induk cabor yang ada di Kormi Banten menjadi 26 karena sebelumnya jumlah yang sudah berhimpun ada 20 cabang olahraga. Tapi di antara 6 cabor baru ini ada 2 cabor yang hanya ganti nama, yakni Pelangi dan Inassoc. Pelangi ini sebelumnya bernama YMLI (Yayasan Masyarakat Layang-layang Indonesia) dan Innasoc sebelumnya adalah FAI (Federasi Airsoft Indonesia),” ungkap Sekretaris Kormi Banten Jasmara Bahar.

Kabid Organisasi Deni Supriadi menyerahkan SK Cabor Baru.

Menurut Anjas, sapaan akrab Jasmara Bahar, pengurus Kormi Banten sudah melakukan verfikasi secara teliti sebelum dilakukan pleno pengesahan yang digelar menjelang penutupan Rakerprov Kormi Banten, Sabtu (30/10/2021) di Kota Serang.

“Jangan sampai rekan-rekan ini hanya semangat di awal-awal saja. Makanya kita verifikasi keseriusan mereka untuk berhimpun di Kormi. Minimal, keseriusan mereka bisa kita lihat dari syarat-syarat yang mereka siapkan,” ujarnya.

Dengan bertambahnya jumlah cabang olahraga yang berhimpun, Jasmara Bahar menilai kekuatan Banten saat ini makin baik. Banten akan mendapat tambahan “tenaga” baru untuk event-event yang akan dihadapi di depan.

“Misalnya di Fornas VI Tahun 2022, dengan makin banyaknya jumlah cabor, kita bisa melakukan seleksi yang makin ketat. Kita berharap, atlet atau pegiat olahraga yang kita kirim ke Palembang betul-betul sudah siap tampil,” lanjutnya.

Jasmara Bahar (dua dari kanan) memimpin pleno penetapan cabor baru.

Data yang didapat Tangerang7.com, induk-induk cabor yang sudah terhimpun di bawah Kormi Banten antara lain Persocci (Street Soccer), IOSKI (Senam Kreasi), ILDI (Dansa), Porpi (Senam Pernapasan), STI (Senam Tera), YJI (Senam Jantung), ABI (BMX), KIS (Skateboard), ASIAFI (Senam dan Fitnes), Perbafi (Binaraga), Portina (Olahraga Tradisional), Perbosi (Bola Sundul), Pergatsi (Gateball), Porbistra, FCSI (Cheerleading), PLBSI (Barongsai), Silat Budaya, Asta, Inassoc, Fespati, Pelangi, YPOK, dan B-Boyindo. (**/adv)