oleh

Zaki-Arief Bertemu Lagi, Kapan Serah Terima Aset?

Tangerang7.com, Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah bertemu lagi untuk membahas tindak lanjut rencana serah terima aset. Baik dari Pemerintah Kabupaten Tangerang ke Pemerintah Kota Tangerang maupun sebaliknya.

Pertemuan kedua kepala daerah ini berlangsung di Balai Kota Tangerang, Rabu (21/8/2019).

Sekadar diketahui, proses serah terima aset antardaerah ini bergulir sejak beberapa tahun lalu. Gubernur Banten Wahidin Halim pun pernah turun tangan untuk memfasilitasi.

Wahidin mempertemukan Zaki dan Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada November 2018 lalu. Meski kala itu hampir menemui titik terang, namun hingga saat ini serah terima aset tersebut tak kunjung terlaksana.

Zaki mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menyerahkan sebanyak 56 bidang aset ke Pemerintah Kota Tangerang. Di antaranya Stadion Benteng, Lapangan Ahmad Yani, dan sejumlah kantor atau gedung pemerintahan.

Sementara Pemerintah Kota Tangerang akan menyerahkan 6 bidang aset ke Pemerintah Kabupaten Tangerang. Salah satunya TPA Jatiwaringin di Kecamatan Mauk.

Dia berharap, serah terima aset ini segera tuntas demi menunjang pembangunan antardaerah dan pelayanan kepada masyarakat. “Nilai aset dari kabupaten ke kota total Rp300 miliar lebih. Dari kota ke kabupaten kurang lebih Rp6 miliar,” jelas Zaki kepada wartawan usai bertemu Arief.

Arief pun menyampaikan hal serupa. Dia berharap proses penyerahan aset itu cepat selesai. Menurut dia, ihwal serah terima aset ini merupakan pekerjaan rumah atau PR bersama.

“Memang serah terima aset-aset ini prosesnya sudah cukup lama. Ya, PR bersama,” kata Arief.

Dia menyebutkan, proses serah terima hingga kini masih berjalan dan harus melewati berbagai tahapan. Termasuk melakukan pembahasan bersama anggota DPRD Kabupaten Tangerang maupun DPRD Kota Tangerang. Adapun anggota DPRD periode 2019-2024 belum dilantik.

“Tadi ada masalah administrasi tambahan yang ingin diminta pihak kabupaten, nanti perlu kita konsultasikan ke DPRD,” pungkas Arief. (fdy/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya