oleh

Warga Kabupaten Tangerang Diminta tidak Mudik dan Wisata Lebaran

Tangerang7.com, Tigaraksa – Pemerintah Kabupaten Tangerang menginstruksikan seluruh aparatur pemerintah, baik ASN maupun PPPK serta honorer dilarang untuk mudik atau pulang kampung pada momen Lebaran tahun ini.
Penegasan larangan mudik ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Mochamad Maesal Rasyid, saat Rapat Koordinasi bersama para camat se-Kabupaten Tangerang di Pendopo Bupati, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Selasa (27/4/2021).
“Kita akan melaksanakan perintah dari pemerintah pusat dan pimpinan kita, yang meminta kita sebagai aparatur pemerintah untuk tidak pulang kampung atau mudik pada momen lebaran tahun ini. Tidak hanya itu, kita juga meminta untuk menunda berwisata pada saat libur lebaran,” ungkapnya.
Kata Sekda, para camat harus menyampaikan dan mendata warganya terutama yang berprofesi sebagai ASN atau aparatur pemerintah supaya tidak mudik atau pulang kampung dulu.
“Kita memahami bahwa Idul Fitri adalah momen berkumpul dan silaturahmi keluarga, namun karena pandemi dan belajar kasus India, kita berharap bisa
menekan sebaran penularan corona selama musim lebaran tahun ini,” paparnya.
Lurah dan kepala desa harus dilibatkan guna mendata warga yang akan mudik atau pulang kampung. Yang jelas pendataan ini bukan merestui, namun justru mengimbau supaya tetap di rumah dan mengurungkan niatan pulang kampung.
“Selain larangan mudik untuk aparatur pemerintah, larangan mudik juga berlaku untuk seluruh masyarakat, dan kita sosialisasikan ini semua kepada masyarakat dengan keterlibatan aparatur pemerintah di tingkat desa dan kelurahan serta pengurus RT dan RW,” tegasnya.
Bagi aparatur pemerintah yang membandel dan memaksakan mudik, orang nomor tiga di Kabupaten Tangerang ini meminta para camat untuk mendata dan melaporkannya langsung kepada dirinya untuk ditembuskan kepada Bupati Tangerang.
“Jika masih ada aparat pemerintah yang tetap membandel dengan pulang kampung, sanksi sebagaimana yang diatur negara bakal menimpa pegawai itu sendiri,” katanya. (rls/did)
Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya