oleh

Wali Kota Tangerang Geram, Instruksikan PDAM TB Audit PT BHJ

Tangerang7.com, Pinang – Belum lama ini warga di tiga kawasan perumahan Kota Tangerang mengalami krisis air bersih, yakni Kompleks Buana Gardenia, Kompleks Pepabri, dan Kunciran Mas Permai. Ironinya, sebagian air di wilayah Kecamatan Pinang ini tercemar oleh cacing.

Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Benteng atau PDAM TB pun turun tangan dan membentuk tim khusus. Mulai dari melakukan evaluasi dengan cara membersihkan pipa dan filter hingga memberikan pasokan air bersih kepada masyarakat terdampak.

Namun, pelayanan air bersih di tiga kawasan perumahan tersebut ternyata tanggung jawab PT Bintang Hytien Jaya atau BHJ. Perusahaan di Jalan H Sontong, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang ini, merupakan mitra PDAM TB.

Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah melakukan inspeksi mendadak di kantor PT BHJ. Dia didampingi Pj Sekretaris Daerah Kota Tangerang Tatang Sutisna dan beberapa pejabat Pemerintah Kota Tangerang, Jumat (23/8/2019).

Arief meninjau proses penyediaan air bersih, mengingat beberapa waktu lalu terdapat cacing dalam air di area pelayanan PT BHJ. “Standar air normalnya gimana, kok bisa sampai ada cacingnya gitu?” tanya dia kepada pegawai PT BHJ, sebagaimana dalam keterangan tertulis.

Arief pun turun langsung untuk mengecek kualitas air dalam reservoir tank, tempat penampungan air bersih yang telah diolah sebelum didistribusikan kepada pelanggan. Dia pun tampak geram ketika melihat pergantian pasir tidak dilakukan sesuai prosedur operasional standar.

“Standar pergantian pasir berapa lama sih, kenapa baru mau diganti? Masa harus ditegur dulu sih baru diganti,” tegur Arief.

Dia mengaku kecewa kepada jajaran PT BHJ, karena kurang profesional dan bertanggung jawab sebagai perpanjangan tangan PDAM TB dalam menyediakan air bersih bagi warga Kota Tangerang. Untuk itu, dia menginstruksikan pejabat PDAM TB segera mengaudit PT BHJ.

“PDAM harus audit secara keseluruhan, kasihan warga kalau pelayanannya begini. Kalau sudah tidak sanggup memberi pelayanan yang baik, lebih baik mundur,” tegas Arief. (rls/t7)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya