oleh

Waktu Operasional Truk Dipersempit, Pemkot Tangerang Siapkan Revisi Perwal

Tangerang7.com, Tangerang – Pemkot Tangerang menyiapkan revisi Peraturan Walikota Tangerang Nomor 30 Tahun 2012 tentang pembatasan waktu operasional truk. Awalnya, truk pengangkut tanah dan pasir hanya boleh beroperasi pada pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB. Nantinya, ketentuan ini akan dipersempit.

Dalam rancangan perubahan perwal, pembatasan operasi truk akan diberlakukan mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB. Hal tersebut menyusul aturan yang sama di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengatakan, regulasi jam operasional truk harus diseragamkan untuk wilayah Tangerang raya. Revisi Perwal Kota Tangerang Nomor 30 Tahun 2012 hanya pada bagian waktu operasional, yaitu dikurangi dua jam dari sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman.

“Namun sampai saat ini masih menunggu Peraturan Kepala BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek-red), sebab nanti se-Jabodetabek diatur dalam aturan tersebut. Jadi, kami masih menunggu biar sama,” kata Saeful

Ia mengatakan, selain membatasi waktu operasional truk pengangkut tanah dan pasir, tonase kendaraan angkutan juga diatur. Berat muatan angkutan maksimal 8 ton.

“Hanya angkutan tanah dan pasir. Kalau batu kan jarang. Untuk tonase maksimal 8 ton di jalan kota, sementara di jalan provinsi dan jalan nasional nanti diatur BPTJ,” tandas Saeful.

Pada bagian lain, Dishub Kota Tangerang telah mengoperasikan kembali bus Trans Kota Tangerang dengan dua koridor bus. Yaitu koridor I jurusan Poris Plawad-Jatiuwung dan koridor II jurusan Terminal Poris Plawad-Cibodas.

Trans Kota Tangerang telah beroperasi sejak 2016 dengan dua koridor. Setiap koridor memiliki 10 bus sehingga totalnya adalah 20 bus beroperasi setiap hari. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya