oleh

Wakil Bupati Tangerang Pantau Pasien Covid-19 di Rumah Singgah Griya Anabatic, Ada 39 Orang Dirawat

Tangerang7.com, Kelapadua – Wakil Bupati Tangerang Mad Romli memantau pelayanan pasien covid-19 di Rumah Singgah Griya Anabatic, Jalan Dasana Indah, Bojongnangka, Kecamatan Kelapadua, Rabu (6/5/2020). Ia didampingi Asda I Pemkab Tangerang Heri Heryanto, Kepala Dinas Kesehatan dr Desiriana Dinardianti, dan Camat Kelapadua Prima Saras Puspa.

Mad Romli mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis dan kepala puskesmas zona merah yang banyak berjasa dalam menangani pasien covid-19.

“Tenaga medis saat ini berjuang sebagai gerbang terdepan dalam penanganan covid-19, baik yang ada di Griya Anabatic, rumah sakit, puskesmas, dan para relawan yang ikut membantu penyembuhan pasien,” kata pria yang genap berusia 48 tahun ini.

Ia sangat berharap tidak ada lagi perpanjang PSBB tahap ketiga di Kabupaten Tangerang karena sangat memakan waktu dan tenaga. Bukan hanya tenaga medis saja yang tangani covid-19, tapi seluruh aparat sipil negara (ASN) Kabupaten Tangerang juga harus bergerak kerja keras mengatasi wabah virus corona yang melanda dunia ini.

“Saya harap tidak ada lagi PSBB ketiga di Kabupaten Tangerang, semua ini makan waktu dan tenaga, baik medis maupun ASN. Masyarakat masih banyak perlu bantuan,” ujarnya.

Ia menilai, penanganan pasien di Rumah Singgah Griya Anabatic sangat baik, dan dirinya berharap pasien cepat sembuh, sehingga bisa berkumpul dengan keluarganya. “Apalagi sebentar lagi Idul Fitri,” harapnya.

Penanggung Jawab Pelayanan Rumah Singgah Griya Anabatic Kabupaten Tangerang dr Muchlis menjelaskan bahwa jumlah kamar pasien di Griya Anabatic terdapat 100 kamar, fasilitas rumah sakit. Pasien covid-19 yang tanpa gejala menjalani isolasi selama 14 hari.

“Tersedia fasilitas lengkap, ruang IGD, ruang perawatan, apotek, ada dokter jaga, tenaga medis dari relawan kesehatan.Mulai operasional pelayanan 20 April dan mulai terima pasien hari selanjutnya,” ujar Muchlis.

Di Rumah Singgah Griya Anabatic, jumlah relawan yang bertugas sebanyak 114 orang, terdiri dari tenaga dokter spesialis, dokter umum, perawat, apoteker, asisten apoteker, analisis laboratorium, dan sopir ambulans.

Untuk jumlah pasien yang dirawat totalnya 44 orang, 10 orang sembuh. Setelah keluar yang sembuh menjadi 34 orang dan akan ada penambahan 5 orang berasal dari Sepatan, Balaraja, dan Pasar Kemis. Sehingga, totalnya saat ini ada 39 Orang. (rls/t7/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya