oleh

Vaksinasi Tenaga Medis, Zaki: Februari Semua Tenaga Kesehatan Ditarget Selesai

KELAPADUA, Tangerang7.com – Setelah menerima vaksin Covid-19 dari Provinsi Banten, akhir pekan kemarin, Pemkab Tangerang langsung tancap gas. Senin (25/01/2021) ini, proses vaksinasi dilakukan secara serentak untuk para tenaga medis atau tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Untuk tahap perdana yang akan kita vaksin adalah para tenaga medis. Hari ini secara serentak kita lakukan di 44 Puskesmas yang tersebar di seluruh Kabupaten Tangerang. Tenaga medis yang paling berisiko tertular, jadi menjadi prioritas untuk mendapat vaksin ini,” papar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat monitoring dan pemantauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para tenaga kesehatan di Puskesmas Kelapa Dua dan Puskesmas Curug.

Untuk vaksinasi tenaga kesehatan ditarget Zaki selesai pada akhir Februari nanti. Karena selain di Puskesmas, para nakes yang ada di semua rumah sakit juga akan mendapatkan hak yang sama.

“Untuk tahap awal adalah di Puskesmas, nanti menyusul tenaga media yang ada di rumah sakit. Jumlahnya lumayan banyak, mencapai 11 ribu lebih. Semuanya harus kita vaksin, agar para tenaga medis kita bisa lebih aman dalam melayani pasien-pasien. Untuk saat ini dilakukan di 44 puskesmas dan Insya Allah berikutnya akan diikuti tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit. Mudah-mudahan Februari akhir seluruh tenaga kesehatan sudah mendapatkan haknya disuntik vaksin Covid-19,” Zaki.

Menurut Zaki, pemberian vaksin ini sebagai ucapan terima kasih dan juga apresiasi terhadap tenaga kesehatan. Kedatangannya pun sekaligus memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Untuk tenaga kesehatan yang sekarang divaksin mudah-mudahan ini memberikan keyakinan dan juga motivasi kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Tangerang bahwa vaksin ini aman dan halal, maka dari itu masyarakat jangan ragu dan takut untuk divaksin,” harap Zaki.

Pun demikian, Zaki tetap menghimbau masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Karena dengan protokol kesehatan, penyebaran virus corona akan terhindarkan. “Jangan mentang-mentang sudah divaksin, trus lalai dalam menjaga protokol kesehatan,” ucap Zaki.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hj. Desiriana Dinardianti mengungkapkan, Kabupaten Tangerang menerima vaksin dari Provinsi Banten pada Jumat, 22 Januari yang lalu dan Dinkes Kabupaten Tangerang mengambilnya pada Sabtu 23 Januari.

“Hari Minggu 24 Januari kita distribusikan kepada Puskesmas-Puskesmas dan hari ini Senin kita sudah memulai vaksinasi untuk para tenaga kesehatan. Kita menerima sebanyak 22.200 dosis vaksin untuk tahap awal ini,” ujar Desi.

Menurut Desi sampai saat ini tidak ada kendala yang berarti. Kendala teknis saat ini seperti cool box atau freezer untuk menyimpan vaksin itu yang masih menjadi kendala di lapangan karena vaksin tersebut harus ditempatkan dan disimpan pada wadah yang bersuhu dingin antara 2 sampai 8 derajat celcius.

Di Kabupaten Tangerang, selain 44 Puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan, juga ada 23 rumah sakit milik daerah atau swasta. Banyaknya jumlah puskesmas dan rumah sakit ini dikarenakan Kabupaten Tangerang memiliki luas daerah yang cukup luas dibandingkan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. (**/jebe)

 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *