oleh

Usai Dicekoki Miras, Seorang Perempuan Digilir di Apartemen

Tangerang7.com, Curug – Diduga telah melakukan tindak pidana pemerkosaan, empat orang pria ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tangerang Selatan. Keempat pria bejat itu adalah Hari Amando Pratama (23), Avinhas (19), Rizal Setiawan (19), dan Riwanto (18).

Empat tersangka diringkus dalam dua kasus serupa namun berbeda waktu kejadian. Tempat perkara tindak asusila ini sama-sama di kamar apartemen di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Sebelum diperkosa, pelaku mencekoki korban dengan minuman keras atau miras.

Kasus pertama terjadi pada Senin (5/8/2019) dini hari, dengan tersangka yaitu Hari. Berawal saat ia menelepon dan menanyakan keberadaan perempuan berinisial D, Minggu (4/8/2019) malam. Saat itu, D pindah di rumah kontrakan baru.

Hari pun menawarkan D untuk menggunakan kasur dan selimut milik Hari. Setelah itu, ia menjemput D di rumah kontrakan baru tersebut. D kemudian dibawa ke rumah Hari. D tak lain adalah rekan kerja Hari di salah satu konter ponsel.

“Setelah tersangka mengambil kasur dan selimut miliknya, tersangka membawa korban untuk pulang ke kontrakan korban. Namun, saat itu tersangka tidak membawa korban untuk pulang, melainkan diajak untuk jalan-jalan,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono Adi Pradono dalam keterangan tertulis, Rabu (21/8/2019).

Sewa Kamar Apartemen

Pada saat di perjalanan, Hari menawarkan obat nafsu makan kepada D. Tetapi, ternyata bukan obat nafsu makan. Sebelum menjemput D, Hari terlebih dahulu membeli miras dan dicampur dengan minuman ringan. Ia kemudian menyuruh D untuk menghabiskan minuman tersebut. Akibat minuman itu, D tidak sadarkan diri.

Selanjutnya, Hari membawa D ke apartemen di wilayah Kecamatan Curug dengan menggunakan mobil. Ia langsung menyewa salah satu kamar apartemen tersebut. Setelah itu, ia menggendong D menuju kamar apartemen.

Di dalam kamar apartemen itu Hari mulai beraksi. Seketika D tersadar dan berusaha untuk berontak. Namun, Hari langsung mengancam dan memegangi tangan D. “Sehingga korban tidak bisa berbuat apa-apa, kemudian tersangka menyetubuhi korban,” kata Wibisono.

Hari kini berurusan dengan aparat penegak hukum dan mendekam di hotel prodeo. Ia dijerat dengan Pasal 285 KUHP. Ancaman hukumannya 12 tahun penjara.

Polisi mengamankan barang bukti berupa 1 potong celana dalam wanita warna hitam, 1 potong rok pendek warna merah, 1 potong celana jin pendek, 1 potong kaus pendek warna putih, 1 potong jaket lengan panjang warna hitam, dan 1 potong celana jin warna biru.

Digilir 3 Pria

Adapun kasus kedua terjadi pada Kamis (15/8/2019) dini hari. Terduga pelaku yakni Avin, Rizal, dan Riwanto.

Awalnya, Avin menjemput teman wanitanya dan diajak ke apartemen di wilayah Kecamatan Curug. Avin berdalih untuk ikut menemani bosnya. Lalu, saat tiba di salah satu kamar apartemen, korban dipaksa meminum miras hingga mabuk. Usai dicekoki miras, perempuan tersebut digilir.

“Setelah korban mabuk, tersangka Avin menyetubuhi korban dengan paksa. Lalu disetubuhi secara bergantian oleh tersangka Rizal dan Riwanto,” jelas Wibisono.

Usai melakukan persetubuhan dengan perempuan dalam keadaan tidak berdaya, ketiga tersangka diamankan oleh pihak keamanan apartemen dan dibawa ke kantor polisi. Perbuatan asusila itu terbongkar setelah korban menghubungi pengelola apartemen.

Polisi mengamankan barang bukti berupa 1 potong kerudung warna hitam, 1 potong kaus lengan pendek warna hitam, 1 potong bra warna merah muda, 1 potong celana jin panjang warna biru dongker, 1 potong kaus lengan pendek warna biru muda, serta 1 potong jaket lengan panjang warna merah hitam.

“Ini tindak pidana bersetubuh dengan perempuan dalam keadaan tidak berdaya, ketiga tersangka disangkakan melanggar Pasal 286 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara,” pungkas Wibisono. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya