oleh

Upah Ketinggian, 3 Pabrik Sepatu Bakal Tinggalkan Tangerang

Tangerang7.com – Tiga pabrik sepatu berkapasitas 100 ribu karyawan akan hengkang dari Provinsi Banten pada 2020 nanti. Ketiga pabrik itu tersebar di wilayah Tangerang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Soeharso mengatakan, berdasarkan informasi dari Apindo, 3 pabrik persepatuan dipastikan membuat pabrik baru di luar Banten yaitu di Jawa Tengah.

Isu hengkang perusahaan tersebut dari Banten sudah muncul sejak akhir tahun 2018. Namun, indikasi tersebut menguat pada 2019. Jika 3 industri tersebut pindah, maka ada ratusan ribu karyawan terancam tidak bekerja.

“Tiga industri ini dari Tangerang, 3 perusahaan itu sudah membangun tapi masih berproses di sini. Pasti (memiliki) lebih dari 100 ribu lebih tenaga kerja,” kata Babar, Rabu (13/11/2019).

Dia mengatakan, alasan utama industri persepatuan pindah karena upah minimum tinggi. Tetapi menurutnya, hal ini disayangkan karena beberapa daerah seperti Lebak dan Pandeglang memiliki upah minimum lebih rendah dibandingkan Tangerang.

Kedua, alasan yang justru menurunnya kasuistis seperti tingkat produktivitas yang rendah. Ini juga bisa diantisipasi lewat kontrak kerja antara perusahaan dan karyawan. “Ini relatif, karena kalau malas bisa dipecat,” ujar Babar.

Alasan lain menurut Babar adalah soal ketersediaan sumber daya yang terampil industri. Di Banten ini dinilai kurang karena lulusan SMK industri atau politeknik industri masih terbatas. Termasuk Balai Latihan Kerja khusus industri yang spesifik pada industri sepatu dan garmen.

“Ke depan Banten harus unggul di penyediaan ini, meskipun upah relatif tinggi harus unggul dengan ketersediaan sumber daya terlatih dan spesifik,” pungkas Babar.

Sumber : Detik.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya