oleh

Tulis “Asap Putih”, Akun Instagram @dr.bankbong Ternyata Jual Narkotika

Tangerang7.com, Tangerang – Pemilik akun Instagram @dr.bankbong diciduk polisi. Ia adalah pria berinisial MRR, terduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu. MRR menjual sabu-sabu secara daring.

Saat wartawan Tangerang7.com melakukan penelusuran, Kamis (8/8/2019) malam, ternyata akun Instagram @dr.bankbong bersifat pribadi. Akun tersebut mengikuti sebanyak 4.591 akun lain dan memiliki pengikut 988 akun.

@dr.bankbong telah mengunggah sebanyak 24 karakter. Pada bagian profil tertulis “Asap putih. Mengutamankan keamanan & keselamatan agar tidak terjadi kecelakaan kerja!!! Trust me it’s work. Buat yang akrab-akrab saja”.

Praktik gelap MRR diungkap jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta setelah berkoordinasi dengan salah satu perusahaan ekpedisi. Ia tertangkap di kantor jasa ekspedisi di kawasan Pontianak Selatan, saat hendak menjual sabu-sabu ke seseorang menuju Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Togi Tambunan mengatakan, modus operandi tersangka dalam mengedarkan barang haram itu tergolong unik. Pasalnya, MRR menjual sabu-sabu secara daring lewat media sosial Instagram.

“Kasus ini sangat unik karena transaksinya lewat Instagram,” ujar Viktor dalam konferensi pers di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Beri Keterangan Promo

MRR mengelabui petugas jasa ekspedisi dengan berbagai cara. Di antaranya memasukkan sabu-sabu ke dalam pakaian yang dilubangi atau disimpan dalam kaleng. “Pelaku kirim dengan kamuflase pakai kaleng rokok isi pasir, tapi diisi paket narkoba,” ujar Viktor.

Dalam proses menawarkan barang terlarang kepada pengikutnya di Instagram, MRR mengunggah foto sabu-sabu dan dibubuhi keterangan promo. “Dari Instagram pemilik akun memposting penawaran-penawaran terkait dengan barang-barang sabu. Ada diskonnya 50 persen,” kata Viktor.

Selain tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu dengan berat 7,55 gram. MRR dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, MRR mengaku menjual sabu-sabu lewat Instagram melalui akun @dr.bankbong sejak Mei 2019. Ia sudah mengirim 26 kali pesanan sabu-sabu kepada pelanggan di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, hingga Yogyakarta.

“Sebenarnya kalau jualan ini mulainya tahun 2018, tetapi saat jual saya pernah ketipu. Terus vakum dan aktif lagi pada Mei 2019,” kata MRR kepada awak media. (fdy/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya