oleh

Tindakan Dua Kepala Daerah Tangerang Usai Kecelakaan Maut di Jalan Imam Bonjol

Tangerang7.com, Cibodas – Sopir truk Hino bernopol B 9927 TYY gagal mendahului angkutan kota atau angkot. Truk bermuatan tanah itu pun oleng dan terguling hingga menindih satu unit mobil Daihatsu Sigra bernopol B 1932 COE.

Demikian fakta baru kecelakaan lalu lintas di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019) pukul 05.30 WIB. Akibatnya, empat orang penumpang Daihatsu Sigra tewas di tempat kejadian perkara dan satu batita selamat.

Korban tewas terdiri dari Edy (45), Wandi (22), Fatmawati (40), dan Nanda Saputra (24). Adapun batita bernama Aisyah (1) hanya mengalami luka ringan. Keempat korban jiwa telah dimakamkan. Sementara sopir truk tanah ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan maut tersebut.

Kasus itu ditangani Unit Laka Lantas Satlantas Polres Metro Tangerang Kota. Meski proses hukum berlanjut, namun dua kepala daerah di Tangerang tidak tinggal diam. Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berbelasungkawa.

Tidak hanya itu, Arief dan Zaki sama-sama menyampaikan ketegasan atas peraturan daerah tentang jam operasional kendaraan angkutan khusus tambang. Pasalnya, kecelakaan maut di Jalan Imam Bonjol tersebut terjadi pada jam truk bermuatan tanah, pasir, dan batu, dilarang beroperasi.

Kedua kepala daerah Tangerang itu menyampaikan turut berduka cita kepada empat korban jiwa lewat unggahan di akun Instagram, seperti dilihat Tangerang7.com pada Sabtu (3/8/2019). Arief misalnya, memohon agar Allah subhanahu wa taala mengampuni segala dosa dan menerima semua amal para korban.

Di sisi lain, Arief mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang telah membuat surat edaran tentang larangan beroperasinya truk-truk bertonase besar seperti truk tanah di wilayah Kota Tangerang. Larangan itu berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 8 Tahun 2018 tentang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Pemerintah daerah setempat tidak mengizinkan kendaraan bermuatan berat masuk dan melintas di wilayah Kota Tangerang selama tidak ada jaminan dari pengelola maupun sopir untuk tertib berlalu lintas.

“Surat edarannya sudah ditandatangani dan langsung berlaku per 1 Agustus 2019 sampai ada jaminan mereka tertib berlalu lintas dan tidak melebihi tonase yang ditentukan. Karena ini berhubungan dengan keselamatan pengguna jalan yang ada di Kota Tangerang,” tegas Arief.

Hal senada disampaikan Zaki. Kendati lokasi kejadian kecelakaan maut itu di Kota Tangerang, namun Bupati Tangerang ini menyatakan turut berduka cita. “Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, dan diberi ketabahan bagi keluarganya,” ucap Zaki.

Selain berbelasungkawa, dia menyampaikan bahwa telah di Kabupaten Tangerang terdapat aturan jam operasional truk bertonase berat. Aturan itu sebagaimana Peraturan Bupati Nomor 47 Tahun 2018. Dalam peraturan tersebut, kata Zaki, truk bertonase berat dapat beroperasi mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB dan dilarang beroperasi di luar jam tersebut.

Namun, dia mengakui jika dalam perjalanan menegakkan perbup tersebut memang tidak mudah. Hal itu karena jumlah kendaraan bertonase besar sangat banyak, sehingga membuat petugas dinas perhubungan dan polisi, terutama penjaga di perbatasan Bogor-Tangerang, merasa kesulitan dalam menindak.

Selain itu, di Kabupaten Bogor tidak ada peraturan serupa yang terintegrasi dengan Perbup Tangerang Nomor 47 Tahun 2018. Sementara aturan ini dikeluarkan sejak 13 Desember 2018 lalu. Zaki pun berterima kasih karena Pemerintah Kota Tangerang sudah mulai menerapkan peraturan serupa.

“Sejumlah upaya penghapusan Perbup Nomor 47 Tahun 2018 juga terjadi, di antaranya dengan melanggar peraturan dan menyebabkan kemacetan luar biasa. Namun Pemerintah Kabupaten Tangerang tetap konsisten terhadap peraturan tersebut, karena peraturan ini dikeluarkan untuk kepentingan masyarakat luas,” tandas Zaki.

View this post on Instagram

Assalamualaikum Wr wb… Innalillahi wainaillaihi roji'un, turut berduka cita atas peristiwa kecelakaan lalu lintas, yang terjadi pada kemarin pagi di kawasan jalan imam bonjol, karawaci, kota tangerang, yang merenggut 4 korban jiwa.. semoga Allah SWT Menerima segala amal ibadahnya, dan diberi ketabahan bagi keluarganya… ••• Selain menghaturkan rasa bela sungkawa, pada kesempatan kali ini saya kembali berulang kali menegaskan kepada seluruh masyarakat bahwa Kabupaten Tangerang telah mengeluarkan Peraturan bupati no 47 tahun 2018 tentang pengaturan jam operasional kendaraan truk bertonase berat di wilayah kabupaten Tangerang dimana dalam peraturan tersebut jelas bahwa truk bertonase berat dapat beroprasi mulai pukul 22.00 hingga 05.00 dan dilarang beroperasi diluar jam tersebut.. ••• Namun Dalam perjalanan menegakkan perbup 47 tersebut memang tidak mudah,Hal ini dikarenakan jumlah kendaraan bertonase besar yg sangat luar biasa, hingga membuat petugas dishub dan kepolisian yang kita kerahkan untuk menjaga Sejumlah titik ruas jalan yang kerap dilalui, khususnya perbatasan antara kabupaten Tangerang dan bogor merasa kesulitan dalam menindak, hal ini Tentunya juga karena tidak adanya peraturan serupa di kabupaten bogor dan kota tangerang sebelumnya, yang terintegrasi dengan perbup 47 yang telah dikeluarkan sejak 13 Desember 2018 lalu.(alhamdulillah kota tangerang sudah mulai menerapkan) ••• Sejumlah upaya penghapusan perbup no 47 tahun 2018 juga terjadi, diantaranya dengan melanggar peraturan dan menyebabkan kemacetan luar biasa. namun pemerintah Kabupaten Tangerang tetap konsisten terhadap peraturan tersebut, karna peraturan ini dikeluarkan untuk kepentingan masyarakat luas.. ••• Untuk sekian kalinya saya menghimbau para pengusaha untuk mematuhi peraturan yang sudah ada demi kenyamanan dan keamanan pengendara lainnya, Saya juga harapkan tidak ada lagi peristiwa kecelakaan yang terjadi seperti kemarin. terima kasih ☆☆📽✒☆☆☆ #perbup47 #pengaturanjamoprasional #truck #kabupatentangerang #konsisten

A post shared by Ahmed Zaki Iskandar (@zaki.iskandar_story) on

(t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya