oleh

Tim SAR dan TNI Dikerahkan, Pencarian Korban Tenggelam di Cimanceuri Dilanjutkan

Tangerang7.com, Kemiri – Pencarian jasad remaja yang hanyut di Kali Cimanceuri, Kampung Ribut, Desa Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang kembali dilakukan hari ini. Personel gabungan mulai melakukan penyisiran tadi pagi. Pencarian ini melibatkan tim SAR dan TNI.

Sebelumnya, Fikri (18) dikabarkan tenggelam di Kali Cimanceuri pada Selasa (29/1/2019) sore. Pasukan biru telah berupaya melakukan pencarian selama dua hari berturut-turut namun tidak membuahkan hasil. Sehingga BPBD Kabupaten Tangerang memutuskan untuk menghentian pencarian korban.

“Pencarian korban tenggelam di Kecamatan Kemiri kembali dilanjutkan. Selain pasukan damkar, pencarian hari ini melibatkan tim SAR, TNI, dan Satpol PP,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin kepada Tangerang7.com, Jumat (1/2/2019).

Adapun tim yang dikerahkan berjumlah 29 personel. Terdiri dari Basarnas 6 personel, Damkar Kabupaten Tangerang 8 personel, Koramil 09/Mauk 6 personel, Kodim 0506/Tigaraksa 5 personel, dan Satpol PP Kecamatan Kemiri 4 personel.

“Kita berharap upaya pencarian berjalan lancar dan membuahkan hasil, mudah-mudahan korban ditemukan,” ujar Kosrudin.

Pola Pencarian 2 Regu

Sementara Pengendali Operasi BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Mahfud mengatakan, sebelumnya tim damkar telah melakukan penyisiran Kali Cimanceuri sejauh 5 kilometer dari lokasi kejadian. Tim mengalami kesulitan karena air keruh, banyak pepohonan, dan rerumputan. Sehingga ada kemungkinan jasad korban tersangkut di akar pepohonan ataupun batang kayu yang sudah lapuk.

“Jadi, pola pencarian hari ini dibagi dalam dua regu. Di mana regu satu kembali menyisir dari lokasi kejadian, sedangkan regu dua melanjutkan pencarian dari radius lima kilometer. Sejumlah perlengkapan tentu sudah siap seperti perahu karet, motor tempel, dan alat penyelam,” jelas Edo -sapaan akrab Ahmad Mahfud- dikonfirmasi melalui sambungan seluler.

Untuk diketahui, Fikri tenggelam di Kali Cimanceuri usai membajak sawah di Kampung Ribut, Desa Ranca Labuh. Di mana, ia bersama dua orang temannya berniat membersihkan kaki di kali tersebut. Fikri diduga terpeleset dan jatuh ke dalam kali. Ia pun kemudian terbawa arus air dan hanyut. Kedua temannya berupaya menolong namun tidak membuahkan hasil. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

Berita Lainnya