oleh

Tangkap Bandar Narkoba di Bekasi, Polisi Tangerang Amankan 150 Kg Ganja

Tangerang7.com, Tigaraksa – Jajaran Satresnarkoba Polresta Tangerang menangkap bandar narkoba di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Ia adalah Rendi Suryo Utomo (34) alias RSU. Polisi mengamankan barang bukti narkotika dengan berat ratusan kilogram.

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan, RSU dibekuk pada Senin (15/7/19) lalu. Polisi berhasil mengamankan ganja kering sebanyak 150 kilogram. Awalnya, pada Sabtu (13/7/19) polisi mendapatkan informasi mengenai rencana pengiriman narkotika jenis ganja dalam jumlah besar dari Kota Bekasi ke wilayah Tangerang.

Informasi itu kemudian dicocokkan dengan jaringan yang telah terungkap sebelumnya sebagai bagian dari proses pengembangan. “Dari hasil analisis dan pencocokan, kami menelusuri lebih dalam informasi itu,” kata Sabilul dalam konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (18/7/2019).

Guna mendapatkan informasi lebih detail, tim Satresnarkoba Polresta Tangerang melakukan upaya observasi dan penyamaran. Satu personel polisi ditugaskan secara khusus untuk menyamar sebagai pembeli. “Hasilnya, kami mendapat akses berkomunikasi dengan orang yang diduga pengirim narkotika jenis ganja itu,” ujar Sabilul.

Menurut dia, meski sudah mendapatkan akses komunikasi, ternyata tidak mudah untuk bisa mendekati apalagi menyepakati transaksi dengan orang yang sudah dijadikan target operasi (TO) tersebut. TO selalu mengelak dan mengaku dirinya bukan pengedar ganja.

Namun setelah terus membangun komunikasi intensif, TO pun mulai terbuka. “Nampak sekali bahwa TO ini sangat berhati-hati dalam menerima pembeli,” kata Sabilul.

Usai menyepakati transaksi, TO menyatakan akan ada orang yang menghubungi. Sekitar tiga jam kemudian, ada seseorang yang menghubungi. Tetapi, orang yang menghubungi itu tidak menyebutkan nama dan lokasi keberadaannya.

“Orang itu hanya meminta kami datang ke suatu tempat di wilayah Kota Tangerang untuk bertransaksi pada pukul 11 malam,” tutur Sabilul.

Beberapa jam sebelum waktu yang ditentukan untuk transaksi, orang itu kembali menghubungi dan menyebut transaksi dibatalkan. Orang itu mengubah waktu dan tempat transaksi ke wilayah Grogol, Jakarta Barat, Minggu (14/7/2019).

Lagi-lagi, janji bertransaksi di Grogol dibatalkan. Orang yang sudah menjadi TO itu, kembali mengubah waktu dan tempat transaksi ke wilayah Bekasi pada Senin (15/7/2019) pukul 20.30 WIB. “Setibanya kami di Bekasi sesuai waktu yang ditentukan, TO menghubungi kami dan meminta kami ke suatu perumahan di Kota Bekasi,” tutur Sabilul.

Setelah berhasil bertemu dengan TO, polisi yang menyamar meminta TO menunjukkan ganja yang dijanjikan. TO lalu menunjukkan sebuah kardus berisi 10 bal daun ganja kering dengan dibungkus lakban warna cokelat. “Saat itu juga kami langsung lakukan penangkapan,” kata Sabilul.

Tersangka tak lain adalah Rendi Suryo Utomo alias RSU. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah RSU di Perumahan Lawalumbu, Pengasinan, Kecamatan, Bekasi. Di rumah RSU, polisi menemukan 9 kardus dan 3 bungkus plastik besar warna hitam berisi daun ganja. RSU menyimpan barang haram itu di kamar tidur.

Kepada polisi, tersangka mengaku tidak melayani pembelian dalam jumlah kecil. Minimal pembelian adalah 10 kg ganja. Ia mengaku mendapatkan ganja kering dari Aceh.

“Total ganja yang kami amankan sebanyak 150 kilogram. Menurut tersangka, awalnya ganja itu berjumlah 250 kilogram, namun 100 kilogram sudah terjual ke wilayah Jakarta dan sekitarnya,” pungkas Sabilul. (rls/mg-1)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya