oleh

Tangerang Expo 2019, Disbudpar Hadirkan Informasi Wisata Kota Tangerang

Tangerang7.com, Karawaci – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang menargetkan 2 juta wisatawan menyusul digelarnya Tangerang Expo 2019. Pameran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ini bakal berlangsung selama lima hari di eks Mal Borobudur Cimone, Kota Tangerang.

Tangerang Expo 2019 dibuka resmi oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Rabu (27/02/2019). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Hj. Rina Hernaningsih optimistis target 2 juta wisatawan dapat tercapai.

“Ini melihat dari tingkat kunjungan wisatawan di Kota Tangerang tahun sebelumnya yang mencapai 1,5 juta wisatawan. Tahun ini target 2 juta wisatawan, mudah-mudahan bisa lebih,” kata Rina kepada Tangerang7.com di lokasi Tangerang Expo.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang Hj. Rina Hernaningsih (tengah).

Sebanyak 123 stan instansi dan 320 stan produk UMKM dari berbagai kecamatan di Kota Tangerang meramaikan Tangerang Expo kali ini. Pameran diawali dengan tarian Damai Indonesia karya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang.

Pantauan Tangerang7.com di stan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, terlihat Kang dan Nong Kota Tangerang siap menyambut pengunjung dan memberikan informasi tentang budaya dan pariwisata di Kota Tangerang.

Stan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga menyediakan beragam brosur seperti brosur penginapan, buku cagar budaya, buku 24 taman tematik, buku destinasi wisata Kota Tangerang serta buku festival budaya culinary night.

“Ada juga informasi tentang Kampung Batik Kota Tangerang. Ada yang terangkum dalam kaset CD,” kata Rina.

Tangerang Expo
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah (tiga dari kiri depan) di lokasi Tangerang Expo 2019.

Menurut Rina, berbagai cara dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar wisatawan mau berkunjung ke Kota Tangerang. Apalagi saat ini, sektor pariwisata di kota berjuluk Seribu Industri Sejuta Jasa ini makin tumbuh berkembang meliputi perhotelan, tempat-tempat rekreasi hingga berbagai pagelaran yang menarik dikunjungi.

Rina mencontohkan ada destinasi wisata di Kota Tangerang yang memiliki nilai sejarah. Yaitu Masjid Kali Pasir, Kelenteng Boen San Bio, Kelenteng Boen Tek Bio, Bendungan Pintu Air Sepuluh, Lapas Anak Pria, Lapas Anak Wanita, Lapas Pemuda, Museum Benteng Heritage dan Stasiun Kereta Api Tangerang.

jendelakeluarga.com

Selain sembilan bangunan bersejarah tersebut, Pemerintah Kota Tangerang juga telah membangun 24 taman tematik yang menarik dinikmati oleh masyarakat luas. Antara lain Taman Potret, Taman Bambu, Taman Prestasi, Taman Pisang dan Taman Kunci, akronim dari Kupu-kupu dan Kelinci.

Ada pula Kampung Bekelir, Kampung Markisa dan Kampung Hidroponik di mana kampung-kampung tersebut dibangun atas partisipasi masyarakat. Tujuannya adalah untuk menciptakan keindahan, kebersihan, serta meningkatkan perekonomian masyarakat yang lebih mandiri. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya