oleh

Tak Perlu Repot Urus Jaminan Kesehatan Bayi, Biar Petugas RS Saja

Tangerang7.com, Tangerang – Bayi baru lahir dari peserta jaminan kesehatan wajib didaftarkan kepada BPJS Kesehatan. Pendaftaran paling lama 28 hari sejak bayi dilahirkan. Jika tidak mendaftarkan bayi, orang tua kandung bayi dikenai sanksi.

Demikian ringkasan ketentuan pasal 16 Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Aturan baru ini juga memberikan kepastian hukum bagi peserta program JKN-KIS). Sebab, bayi yang dilahirkan oleh ibu kandung yang terdaftar sebagai Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan secara otomatis ditetapkan sebagai Peserta PBI Jaminan Kesehatan.

Sebagai tindak lanjut Perpres 82/2018, manajemen RSU Kabupaten Tangerang memberikan kemudahan bagi ibu yang melahirkan. Di mana, pengurusan jaminan kesehatan dilakukan petugas rumah sakit milik Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang itu. Setelah didaftarkan, sang buah hati langsung mendapatkan jaminan kesehatan sehingga orang tua tak perlu khawatir akan biaya pengobatan bayi.

Kepala Instalasi Hukum, Publikasi dan Informasi RSU Kabupaten Tangerang Ade Yudi Firmansyah mengatakan, sebelumnya bayi dalam kandungan harus didaftarkan menjadi peserta jaminan kesehatan. Aturan itu sudah tidak berlaku menyusul diterbitkannya Perpres 82/2018 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 17 September 2018.

“Sekarang ini bayi baru lahir yang wajib didaftarkan, jika ibu kandung peserta PBI maka bayi otomatis terdaftar sebagai peserta PBI juga. Untuk melaksanakan perpres tersebut, kami memberikan kemudahan bagi ibu yang melahirkan. Kami langsung yang mendaftarkan bayinya,” ujar Yudi kepada Tangerang7.com, Kamis (14/3/2019).

Orang tua bayi hanya menyerahkan fotokopi KTP, KK, surat keterangan lahir, dan kartu BPJS Kesehatan ibu kandung bayi kepada petugas rumah sakit. Keuntungan dari kebijakan ini, kata Yudi, orang tua bayi tidak perlu mondar-mandir ke loket BPJS Kesehatan sambil menenteng berkas. Apalagi RSU Kabupaten Tangerang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Begitu didaftarkan kartunya langsung aktif, sementara pembayaran iuran berjalan bulan depan. Jadi ada kepastian hukum, bayi itu mendapatkan jaminan kesehatan. Beberapa kendala selama ini tidak dijamin BPJS Kesehatan jika bayi mengalami sakit karena belum terdaftar,” tandas Yudi. (odo/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya