oleh

Tahun 2019, Dinas PUPR Kota Tangerang Fokus Penanggulangan Banjir

Tangerang7.com, Tangerang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang terus fokus dalam penanggulangan banjir. Terutama di wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir seperti Kecamatan Periuk.

Wilayah ini ditargetkan bebas banjir pada tahun ini. Berbagai upaya dilakukan, seperti meningkatkan pemeliharaan pompa atau mungkin menggantinya.

Awal Januari lalu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzeni meninjau kawasan Kecamatan Periuk yang merupakan daerah banjir.

Arief menegaskan Pemkot Tangerang akan memprioritaskan penanggulangan wilayah-wilayah yang rawan banjir. “Ini harus diganti pompanya, masalahnya banjir di sini kiriman doang. Nanti kalau kita keruk tanah di samping-sampingnya, airnya nambah tapi daya tampungnya nggak cukup. Makanya harus diganti yang baru pompanya supaya optimal,” ujar Arief, ketika meninjau Kali Sabi.

Tahun 2019, Dinas PUPR Kota Tangerang Fokus Penanggulangan Banjir - Tangerang7.com
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah (kanan) bersama pejabat Dinas PUPR Kota Tangerang meninjau kawasan Kecamatan Periuk.

Selain Kali Sabi, rombongan juga meninjau Situ Bulakan. Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzeni mengatakan, melihat volume air di Situ Bulakan yang semakin tinggi, walikota menginginkan adanya pengerukan agar daya tampung air semakin baik saat musim hujan.

“Dikeruk supaya tanah yang ngendap tidak makin tinggi,. Karena kalau hanya mengandalkan pompa, lama surutnya. Kita juga akan meminta pemerintah pusat mendatangkan alat berat untuk pengerukan,” katanya.

Tak jauh berbeda dengan Kali Sabi. Menurut Taufik, walikota meminta Jembatan Alamanda yang berada di Jalan Villa Regency Kelurahan Gembor juga menjadi perhatian Dinas PUPR Kota Tangerang.

“Pak Wali menegaskan jembatan harus diperbaiki dan pemeliharaannya harus bagus supaya airnya tidak melimpah. Ada sedimentasi, sehingga perlu dikeruk,” ungkapnya.

Setelah Kali Sabi dan Jembatan Alamanda, Pemkot Tangerang juga memberi perhatian terhadap jembatan yang terletak di tikungan Jalan Industri Keroncong, Kelurahan Alam Jaya. Saluran airnya harus dibongkar supaya tidak menyumbat. (Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya