oleh

Tagih Wajib Pajak Nakal, Bapenda Kabupaten Tangerang Gandeng Jaksa

Tangerang7.com, Tigaraksa – Guna memaksimalkan pendapatan di sektor pajak hotel dan restoran, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang menggandeng Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang.

Jaksa di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dilibatkan dalam menagih wajib pajak, yakni pelaku usaha hotel dan restoran. Upaya ini dilakukan apabila terdapat wajib pajak nakal.

Kepala Bidang Pajak Non PBB dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang Epi Supriyatna mengatakan, potensi pendapatan daerah di sektor hotel dan restoran sebanyak 1.020 titik dan tahun ini ditargetkan lebih dari Rp352 miliar. Hingga saat ini sudah terealisasi sekitar Rp318 miliar atau 90,31 persen.

Epi mengakui masih banyak pelaku usaha hotel dan restoran tidak patuh akan kewajiban atau sering menunggak pajak. “Setiap masa pajak, yang susah kita tagih itu kita serahkan ke kejaksaan, dalam hal ini ditangani oleh Datun selaku pengacara negara,” kata Epi, Senin (21/10/2019).

Selain melibatkan jaksa dalam penagihan, Bapenda Kabupaten Tangerang memasang alat untuk menyadap di mesin kasir hotel dan restoran. Tujuannya, untuk meminimalisasi kebocoran pendapatan asli daerah kabupaten berjuluk kota seribu industri ini berupa pajak hotel dan restoran.

Pemasangan penyadap di mesin kasir atau tapping server dimaksud sekaligus mencegah praktik mengurangi omzet untuk dilaporkan ke Bapenda Kabupaten Tangerang. “Menggunakan sistem IT. Jadi semua bisa terlihat jumlahnya, menit, dan jam saat transaksi,” pungkas Epi. (odo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya