oleh

Swafoto Boleh-Boleh Saja, Asal Jangan Disebar

Tangerang7.com, Serpong – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Banten mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Provinsi Banten agar tetap menjaga netralitas menjelang pemilu serentak April mendatang.

Ketua Bawaslu Banten Didi M Sudih mengatakan, ASN wajib netral dalam politik. ASN juga tidak boleh terpengaruh dengan kekuasaan politik.

“Isu netralitas ASN ini bukan saja menjadi pengawasan dari Bawaslu tetapi juga menjadi perhatian dari Komite ASN terkait dengan kedisiplinan ASN,” kata Didi di acara sosialisasi netralitas ASN di Bupe Resto, Kota Tangsel, Rabu (06/02/2019).

Dia mengatakan, ASN itu harus netral karena ASN adalah pelayan publik yang harus menjaga marwah untuk tidak berpihak kepada orang per orang atau kelompok tertentu.

Kata Didi, jika ASN berfoto dengan tim sukses atau calon tertentu boleh-boleh saja. Yang tidak boleh adalah menyebarkan foto tersebut melalui media sosial.

Bawaslu juga, sudah mengeluarkan imbauan agar para ASN di seluruh Indonesia untuk tetap menjaga integritas dan profesionalitasnya dengan menjunjung tinggi netralitas berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan selama berlangsungnya pemilihan umum 2019.

“Dengan tidak berpolitik praktis yang mengarah pada keberpihakan dan berafiliasi dengan partai politik. Tidak membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau mendukung calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPR, DPD serta DPRD,” imbuhnya.

Anggota Bawaslu Kota Tangsel Slamet Sentosa meminta ASN yang hadir dalam acara sosialisasi itu diharapkan dapat meneruskan sosialisasi kepada sesama ASN yang lain untuk menjaga netralitasnya.

“Sesuai Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bahwa salah satu tugas Bawaslu adalah untuk melakukan pencegahan terjadinya pelanggaran. Oleh sebab itu, hari ini Bawaslu Tangsel mensosialisasikan netralitas ASN dalam pemilu 2019,” ujarnya.

ASN Terlalu Cuek pada Aturan

Terjadinya pelanggaran Pemilu oleh ASN, kata Slamet, disebabkan karena ketidaktahuan ASN itu sendiri dan ada juga ketidakpedulian ASN terhadap aturan.

“ASN sendiri memiliki hak pilih dalam pemilu. Akan tetapi ASN perlu berhati – hati agar tidak dianggap berpihak kepada calon tertentu. Hanya dengan menunjukkan simbol dengan menggunakan jari saja dan kemudian difoto maka ASN dapat diduga mendukung calon tertentu. ASN juga jangan sampai menggunakan atribut calon tertentu dan ikut berkampanye,” ujarnya.

Di tempat sama, Sekda Kota Tangsel Muhammad meminta ASN Tangsel berkomitmen dalam pileg dan pilpres di Kota Tangsel untuk mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut dengan netralitas.

“Jangan sampai dengan tindakan- tindakan para ASN dijadikan bukti tidak netral,” katanya.(sam/t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya