oleh

Suplai Menurun Akibat Gagal Panen, Harga Cabai Tembus Rp70 Ribu

Tangerang7.com, Tangerang – Beberapa hari belakangan ini harga cabai di pasaran melambung. Cabai kini dijual kepada konsumen dengan harga Rp70 ribu per kilogram. Sementara harga normal Rp25 ribu – Rp30 ribu per kilogram.

Kenaikan harga itu membuat pedagang menjerit. Pedagang terpaksa mengurangi kuantitas stok. Menurut Atun (45), pedagang di Pasar Anyar, Kota Tangerang, harga cabai melonjak sejak dua pekan terakhir, terutama cabai panjang dan cabai merah.

“Sudah dua minggu harga cabai Rp70 ribu per kilo. Pembeli juga ngeluh harga mahal,” kata Atun, Kamis (11/7/2019).

Keadaan tersebut tentu memengaruhi pendapatan pedagang cabai. Atun sendiri kini hanya berani memesan cabai ke pemasok paling banyak 15 kilogram dari biasanya 30-40 kilogram per hari.

“Sekarang cuma stok 15 kg per hari, itu juga enggak habis, sisa 4 sampai 5 kilo. Yang penting isi langganan. Belum bayar becak Rp70 ribu dan pintu keluar Rp10 ribu,” keluh Atun.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Endang Purwaningsih mengatakan, kenaikan harga cabai salah satunya akibat suplai menurun. Sebab, persediaan cabai dari Jawa Barat dan Jawa Tengah menipis akibat gagal panen.

“Suplai cabai dari Jawa Barat dan Jawa Tengah menipis akibat gagal panen, suplainya sekarang dari NTB (Nusa Tenggara Barat), ongkosnya mahal dan harga melonjak,” ujar Endang.

Guna mengatasi permasalahan itu, Disperindag Kota Tangerang akan bekerja sama dengan Disperindag Provinsi Lampung, agar bisa membantu ketersediaan cabai di Kota Tangerang. Sehingga harga cabai panjang dan cabai merah dapat kembali normal.

“Kita akan buat MoU dengan Disperindag di Provinsi Lampung untuk ikut mensuplai cabai. Di sana harga masih stabil, kisaran Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram,” pungkas Endang. (odo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya