Tangerang7.com, Pasarkemis – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlanjut kepada kenaikan harga lainnya, memantik banyak kalangan. Aksi demonstrasi tak bisa dihindari.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten M Nawa Said Dimyati menilai kebijakan menaikkan harga BBM menjadi pemicu dari kenaikan harga bahan pokok di pasar.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tangerang ini menilai dengan naiknya harga kebutuhan pokok itu sudah menambah beban masyarakat, apalagi taraf kehidupan masyarakat Banten masih di bawah rata-rata.

“Harga kebutuhan pokok pasti naik kalau harga BBM itu naik karena biaya pengiriman barang akan bertambah. Imbasnya harga-harga lain ikut naik dan Itu sudah hukum pasar,” kata Cak Nawa, sapaannya, Jumat (16/2/2022).

Kata Cak Nawa, ekonomi masyarakat pasca-pandemi covid-19 belum seratus persen pulih. Di masa pandemi itu, banyak masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya.

“Sampai saat ini pun masih ada yang belum bekerja lagi. Usaha masyarakat juga belum begitu pulih. Kondisi ini, sama saja orang jatuh lalu tertimpa tangga,” ungkapnya.

Cak Nawa mengatakan, naiknya harga kebutuhan pokok tidak bisa ditahan karena harga BBM naik. “Kehidupan masyarakat belum pulih, beban hidup datang lagi,” ujarnya. (ist)