oleh

Sudah Ada Sejak 2006, Perda Larangan Merokok Tak Efektif

Tangerang7.com, Pamulang – Meski peraturan pelarangan merokok di tempat umum di wilayah Tangsel sudah ada sejak 2016, namun sampai saat ini proses sosialisasinya masih dilakukan Dinas Kesehatan setempat.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengakui sampai saat ini peraturan tersebut belum efektif diterapkan. Selain itu masih banyak masyarakat yang belum mengetahui Perda Nomor 4 Tahun 2016 yang mengatur larangan merokok tersebut.

Sehingga, di manapun, dalam kesempatan apapun dirinya masih harus mengingatkan soal regulasi tersebut.

”Kemarin saja, saya tegur staf saya. Di sekolah merokok sembarangan. Padahal, perdanya sudah ada. Saya bilang supaya tidak merokok di depan anak-anak,” ujar Benyamin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/9/2019).

Karena itu, Benyamin mendukung adanya pembentukan satgas yang nantinya akan memberikan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai adanya peraturan pelarangan merokok.

”Masyarakat perlu edukasi. Inilah fungsi satgas yang nantinya menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” ujar Benyamin.

Melalui Dinas Kesehatan, Benyamin juga meminta untuk mampu mengkoordinasi seluruh OPD di Tangsel agar membentuk tim satgas. Tidak masalah jika anggota merupakan perokok, yang terpenting mereka bisa menjaga komitmen untuk menetralisasi asap rokok di tempat-tempat yang dimaksudkan dalam perda tersebut.

Peraturan ini membahas kawasan yang dilarang, seperti kantor Pemkot Tangsel, sekolah, rumah sakit, sarana umum seperti taman dan lainnya.

“Larangan di tempat-tempat itulah yang harus diawasi. Satgas ini bisa menegur orang-orang yang merokok di kawasan tersebut,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tangsel Iin Sofiawaty menjelaskan, jika sosialisasi ini akan terus dilakukan sampai dengan seluruh masyarakat mengetahui adanya peraturan ini. Selain itu, pembentukkan satgas di setiap instansi pun dilakukan.

Iin mengajak lapisan masyarakat yang terdiri dari berbagai latar belakang untuk menerima informasi apa saja kelengkapan dan ketentuan Perda Nomor 4 Tahun 2016 mengenai pelarangan merokok. ”Dengan begitu mereka bisa menyebarkan informasi ini kepada lingkungannya,” ujar Iin. (fdy/rls/kam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya