oleh

Stasiun Poris Digeser 500 Meter, Arief Setuju Bangun Flyover

Tangerang7.com, Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang masih menunggu keputusan bersama PT KAI Commuter Line terkait rencana pemindahan Stasiun Poris. Stasiun ini diusulkan dipindah karena dianggap menimbulkan kemacetan.

“Jadi stasiun itu cuma digeser. Karena itu kan sering macet. Kita rencanakan digeser 500 meter agak ke dalam,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat buka puasa bersama di Rumah Makan Sederhana, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, Senin (20/05/2019).

Ia menjelaskan pilihan lainnya terkait rencana penanganan macet di sekitar Stasiun Poris adalah dengan membuat underpass. Tetapi menurutnya, itu adalah pilihan alternatif mengingat biaya yang dibutuhkan cukup besar diperkirakan mencapai Rp100 miliar. Belum pembebasan lahannya.

“Kemarin sudah ada rencana penanganan kemacetan yang ada di sekitar Stasiun Poris. Salah satunya adalah membuat underpass. Setelah disampaikan kepada saya, anggarannya cukup besar. Kurang lebih seratus miliar untuk underpassnya saja,” kata Arief.

Ia kemudian memberikan solusi lain yakni membuat flyover di Giant Poris menuju Budi Indah hingga ke Jalan Daan Mogot. Setelah dihitung-hitung ternyata biaya pembangunan flyover tersebut hanya membutuhkan sekitar Rp30-40 miliar.

“Saya sampaikan coba hitung kembali, kita bikin flyover lewat Giant Poris terus ke Budi Indah sampai ke Daan Mogot. Ternyata bisa lebih hemat,” ujarnya. (odo/t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya