oleh

Stadion Benteng, Kebanggaan Warga Tangerang

Tangerang7.com, Tangerang – Stadion Benteng yang berlokasi di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang menjadi saksi bisu kejayaan dua klub sepakbola di wilayah ini. Persikota dan Persita.

Stadion Benteng dibangun sejak 1987 dan diresmikan pada 11 Januari 1989 oleh Gubernur Jawa Barat HR Mohammad Yogie SM.

Mulai 2012, markas Persita dan Persikota tak lagi bergemuruh. Stadion Benteng tak lagi dipakai dan Stadion Benteng akhirnya menjadi bangunan tak terurus dan tak berfungsi. Kesan kumuh dan seram menjadi wajah baru Stadion Benteng.

Permasalahan tawuran antar-suporter yang berujung pada munculnya Fatwa MUI yang melarang pertandingan sepakbola di Stadion Benteng, ditambah lagi persoalan pengelolaan aset stadion menambah kompleksitas persoalan. Hingga akhirnya, Februari 2020 Stadion Benteng dan 50 lebih aset lainnya diserahkan Pemkab Tangerang ke Pemkot Tangerang.

Kini, Stadion Benteng sedang direnovasi dan ditargetkan dapat digunakan secara umum akhir tahun ini. Hal ini menjadi angin segar bagi kehidupan sepakbola Tangerang.

Endang Supriadi, seorang pentolan Benteng Mania (Betman) julukan pendukung Persikota, mengenang saat-saat membela tim kesayangannya berlaga di Stadion Benteng. Terutama waktu Persikota berada di masa kejayaan.

Persikota mulai berlaga di Divisi II Liga Indonesia 1995/1996. Di situ Persikota memulai kiprahnya di sepakbola nasional. Persikota tak terkalahkan hingga berhasil lolos ke semifinal dan bertanding di kandang sendiri. Persikota pernah berhasil keluar menjadi juara Divisi II Liga Indonesia 1995/1996.

Tim sepakbola yang sering disebut Bayi Ajaib ini juga pernah lolos ke Divisi Utama 1997/1998, level kompetisi tertinggi saat itu bersama PSIM Jogja dan Persikabo Kabupaten Bogor. Di musim selanjutnya, tepatnya Divisi Utama 1999/2000, Persikota menorehkan prestasi yang luar biasa.

“Setelah berhasil lolos dari babak wilayah, Persikota berhasil maju ke babak delapan besar. Persikota lolos bersama Persija, Persijatim, dan PSMS sebagai wakil dari wilayah barat,” katanya.

Ia telah menjadi pendukung Persikota sejak masih remaja hingga saat ini. Ia pun mengakui Persikota dan dunia sepakbola Tangerang lebih penting dalam hidupnya dibanding apapun.

Ia mendukung penuh aksi Pemerintah Kota Tangerang yang sedang membangun kembali Stadion Benteng kebanggaan Laskar Benteng Viola dan Benteng Mania.

RENOVASI STADION BENTENG

Ingin menghadirkan kembali romantisme stadion bola di Tangerang raya serta menghadirkan pilihan lokasi untuk berolahraga, selain Lapangan Ahmad Yani di tengah pandemi covid-19 saat ini, setelah resmi diserahkan Pemkab Tangerang, Pemkot Tangerang melakukan aksi renovasi Stadion Benteng yang memiliki luas hampir 4,5 hektare.

Kepala PUPR Kota Tangerang Decky Priambodo mengatakan, dalam proses renovasi PUPR bertugas untuk mendukung ruang kerja Dinas Perkim. Mulai dari pembangunan jalan luar Stadion Benteng, fasilitas parkiran hingga plaza, drainase, baik dalam hingga luar Stadion Benteng yang mencapai 2.200 kubik.

Selain mendukung pembangunan dengan mengeluarkan empat alat berat setiap harinya. Dinas PUPR juga mengerahkan 30 pekerja untuk mempercepat proses pembongkaran drainase luar dan dalam Stadion Benteng serta fasilitas luar seperti jalan dan plaza.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kota Tangerang Tatang Sutisna mengatakan, renovasi baru dilakukan satu bulan terakhir ini, dengan target penyelesaian pada Oktober mendatang. Nantinya, Stadion Benteng memiliki sarana olahraga, seperti lapangan sepakbola, jogging track, ride track dan tempat rekreasi.

“Saat ini Disperkim sedang menjalani pemeliharaan Stadion Benteng, merapikan jalur atletik, lapangan bola, kursi penonton, atap tribun, dan saluran yang ditarget selesai pada Oktober 2020. Disperkim juga akan melakukan revitalisasi total. Adapun proses revitalisasi dengan membongkar dua sudut stadion untuk akses pengunjung,” ungkap Tatang.

Revitalisasi keseluruhan dengan konsep sport city dan RTH Stadion Benteng sudah diproyeksikan tuntas pada 2021. Membangun Stadion Benteng dengan konsep yang membanggakan warga Kota Tangerang menjadi tujuan utama Pemkot Tangerang dengan kolaborasi berbagai dinas terkait dalam proses pembangunannya.

Ia berharap, jika Stadion Benteng terselesaikan, bisa digunakan untuk menggelar berbagai pertandingan sepakbola dan sarana prasarana olahraga. Masyarakat Kota Tangerang bisa sama-sama menjaga seluruh fasilitas.

“Jangan dirusak, jangan dicoret-coret. Kita gunakan bersama-sama, kita jaga dan banggakan aset Kota Tangerang ini secara bersama-sama. Jadikan kebangkitan Stadion Benteng menjadi kebangkitan dunia sepakbola Tangerang,” katanya. (rls/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *