oleh

Sopir Dirawat Intensif dan Kernet Temu Ajal, Kecelakaan Bus Asli Prima di Cikupa

Tangerang7.com, Kelapa Dua – Dua dari enam korban luka berat akibat kecelakaan di dekat GTO Cikupa Mas kemarin sore meninggal dunia di rumah sakit. Abdullah, sang kernet bus Asli Prima nopol A 7507 KL mengembuskan napas terakhir di RS Siloam, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Satu korban meninggal lainnya yaitu Siti Khadijah.

Head Division of Business Development RS Siloam Alexander Mutak mengatakan, sebelumnya lima korban kecelakaan di Tol Jakarta-Merak KM 31.800, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang itu dirujuk ke RS Siloam. Namun tiga di antaranya sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah stabil. Sementara satu korban lainnya, Engki Khaerudin, masih dalam perawatan secara intensif.

“Satu orang meninggal dunia saat sampai di RS Siloam. Saat ini korban bernama Khaerudin masih dilakukan observasi dan dirawat di ruang perawatan RS Siloam,” jelas Alexander di RS Siloam, Kelapa Dua, Senin (14/1/2019).

1 Penumpang Bus Meninggal

Sementara Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Tangerang Iptu Kresna Ajie Perkasa mengatakan, Engki Khaerudin merupakan sopir bus Asli Prima nopol A 7507 KL. Adapun korban atas nama Siti Khadijah meninggal dunia di RSU Kabupaten Tangerang.

“Khaerudin itu sopir bus, mengalami luka berat di bagian leher patah. Tadi menerima informasi dari pengurus bus Asli Prima bahwa dia masih sehat. Yang meninggal adalah kernet bus atas nama Abdullah dan penumpang bus atas nama Khadijah,” tutur Kresna dikonfirmasi Tangerang7.com melalui sambungan seluler.

Untuk diketahui, bus Asli Prima kecelakaan di Tol Jakarta-Merak, KM 31.800, tepatnya di dekat GTO Cikupa Mas, Minggu (13/1/2019) sore. Kecelakaan berawal pada saat bus datang dari arah Jakarta menuju Merak, diduga dengan kecepatan tinggi. Sebelum GTO Cikupa Mas, sopir kehilangan kendali. Ia pun banting setir ke kanan sehingga menabrak beberapa pembatas beton.

“Menabrak beberapa barrier dan memasuki jalur arah berlawanan, arah Jakarta,” kata Kresna.

Di jalur menuju Jakarta tersebut, bus menghantam 4 unit kendaraan lainnya. Terdiri dari Truk Mitsubishi nopol BE 9484 C dikemudikan Tusalak Ataupah (53), Honda Mobilio nopol B 1912 VKR dikemudikan Mahyudin (40), Toyota Innova nopol A 1601 AE dikemudikan Windu Wahyu (30), dan Hino Head Tractor nopol W 8345 US dikemudikan Sarta wijaya (38). (sly/srh)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya