oleh

‘Sniper’ Berkeliaran di Sungai Cisadane

Tangerang7.com, Tangerang – Berburu ikan menggunakan senapan angin tentunya menarik perhatian. Pemandangan itu terlihat di bantaran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (24/01/2019). Layaknya seorang penembak jitu atau sniper, para lelaki menunggu mangsa dengan senjata laras panjang.

Ada yang duduk di atas pohon, di pinggir sungai, atau nongkrong di atas jembatan. Dengan bersenjatakan senapan angin yang telah dimodifikasi sedemikian rupa, mereka siap menjadi pemburu andal. Peluru yang digunakan pun hasil inovasi. Terbuat dari jeruji sepeda motor yang diruncingkan pada bagian ujungnya.

Lalu, mata peluru itu dikaitkan dengan senar pancing, sehingga dapat melesat seperti anak panah ketika ditembakkan. Jika tembakan mereka meleset dari sasaran, maka “peluru ” tersebut tidak akan terbuang sia- sia. Sebab dapat digulung dan digunakan lagi dengan cara memompa senapan.

Qodir, warga Karawaci, Kota Tangerang mengaku sudah dua tahun dia berburu ikan menggunakan senapan. Menurutnya berburu ikan membutuhkan kesabaran, karena harus menunggu muncul ke permukaan. “Paling tidak harus menunggu 10 sampai 30 menit,” kata Qodir kepada Tangerang7.com, Kamis (24/01/2019)

Jika beruntung, dia bisa mendapatkan 4 sampai 5 kilogram ikan. Hasil buruan itu kemudian dimakan sendiri dan ada juga yang diberikan kepada yang meminta.

“Hanya sekadar hobi sih, kalau lagi nggak kerja saya menembak ikan. Kadang bareng komunitas penembak ikan juga,” ujarnya.

Pada hari-hari kerja, para pemburu ikan di sungai ini hanya beberapa orang saja. Tapi pada saat musim libur atau hari minggu, jumlahnya bisa mencapai puluhan orang. Apalagi kalau debit sungainya sedang tinggi dan banyak ikannya. (fdy/t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya