oleh

Sepeda Motor Anda Hilang? Silakan Cek di Mapolsek Neglasari

Tangerang7.com, Neglasari – Belum lama ini jajaran Unit Reskrim Polsek Neglasari meringkus komplotan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Enam pelaku kini mendekam di balik jeruji besi. Di mana, tiga eksekutor dan tiga penadah.

Keenam tersangka masing-masing berinisial ES (22), SA (20), MR (25), S (30), N (39), dan R (27). Komplotan curanmor ini telah beraksi di Neglasari sejak akhir tahun 2018. Para pelaku mengaku sudah melakukan aksi serupa sebanyak delapan kali.

Demikian disampaikan Kapolsek Neglasari Kompol Robinson Manurung saat konferensi pers di Mapolsek Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (30/10/2019). Modus operandi para pelaku yakni memanfaatkan suasana sepi di lingkungan warga, kemudian mencuri sepeda motor menggunakan kunci leter T.

“Hasil curiannya dijual ke penadah dengan harga yang beragam. Ada yang satu unit Rp2 juta, Rp2,5 juta, hingga Rp4 juta, tergantung kondisi motornya,” jelas Manurung.

Ungkap kasus ini berawal saat ES dan SA beraksi di Kompleks Serbaguna Sitanala, Neglasari, Jumat (25/10/2019) dini hari. Namun, aksi kedua penjahat itu tepergok warga saat membawa kabur sepeda motor hasil curian.

ES dan SA pun dikejar warga. Lantaran panik saat masuk di gang buntu, dua unit sepeda motor, yaitu milik pelaku dan hasil curian, ditinggal. Sementara kedua pelaku berhasil melarikan diri.

Lantas, tim buser dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Neglasari Iptu Setiyo melakukan pengecekan identitas kedua sepeda motor tersebut. Alhasil, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna putih bernopol B 3016 CAB diketahui adalah milik tersangka SA.

Berbekal informasi itu, polisi melakukan pengejaran dan berhasil menangkap ES dan SA di Salembaran, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Setelah melakukan interogasi kepada ES dan SA, polisi melakukan pengembangan kasus hingga meringkus MR, S, N, dan R.

Bawa Surat Kepemilikan Kendaraan

Selain menangkap enam orang pelaku curanmor, polisi berhasil mengamankan sebanyak 22 unit sepeda motor, diduga hasil kejahatan. Kini, polisi tengah memburu dua terduga pelaku lainnya dan sudah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang.

Adapun barang bukti 22 unit sepeda motor itu, kata Manurung, akan dikembalikan kepada pemilik sah. Apabila ada warga yang merasa kehilangan sepeda motor, silakan datang ke Mapolsek Neglasari dan bawa surat kepemilikan kendaraan berupa STNK dan BPKB.

“Motor itu akan kita kembalikan secara cuma-cuma, dengan syarat membawa surat kepemilikan,” ujar dia. (t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya