oleh

Sempat Viral, Inspektorat Tak Temukan Pungli di Kresek

Tangerang7.com, Tigaraksa – Dugaan pungutan liar atau pungli yang sempat ramai di jejaring media sosial menemui kejelasan.

Kasus tersebut terjadi di kantor Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

“Tidak ada pungli,” terang Jainudin, bagian IRBAN IV Badan Inspektorat Kabupaten Tangerang kepada Tangerang7.com, Kamis (5/9/2019).

Dirinya menjelaskan, pada saat kejadian pihaknya langsung membuat tim khusus untuk turun langsung ke lokasi atas perintah Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Selanjutnya, dilakukan pemanggilan, pemeriksaan, dan juga klarifikasi terhadap nama-nama pegawai yang diduga atau diinformasikan melakukan tindakan pungutan liar.

“Jadi, langsung membuat timsus untuk tindaklanjut yang ada di dalam video itu,” katanya.

Lanjut Jainudin, dari data yang didapat, ada tiga nama sebagai penanggung jawab wilayah, yakni camat setempat dan dua nama lain yang ada di dalam video.

Dari hasil itu, pihaknya meminta keterangan dan dibuatkan surat pernyataan. Adapun isi surat penyataan itu adalah yang bersangkutan merasa tidak melakukan pungutan liar.

“Yang bersangkutan tidak merasa meminta. Artinya tidak ada itikad ke sana,” katanya.

Pihaknya telah membuat laporan hasil pemeriksaan (LHP) dan hasilnya sudah dilaporkan ke Bupati dan Sekretaris Derah Kabupaten Tangerang.

“Sudah dibuatkan LHP Itu menjadi kebijakan pimpinan. Pak Inspektur sudah melaporkan,” katanya.

Diketahui, dugaan pungli di kantor Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial. Oknum ASN di Kecamatan Kresek diduga meminta uang kepada warga saat mengurus akta kelahiran.

Dugaan pungli itu didokumentasikan dalam bentuk video, lalu diunggah oleh akun Instagram @infotangerang.id. Akun itu menulis keterangan bahwa seorang pegawai di Kecamatan Kresek melakukan pungli senilai Rp100 ribu. (odo/kam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya