oleh

Sah di Ulang Tahun Kota, Pasutri Dipungut Rp700 Ribu

Tangerang7.com, Tangerang –  Raut wajah berseri terpancar dari 612 pasangan suami istri (pasutri) peserta Tangerang Ngebesan di Puspem Kota Tangerang, Sabtu (02/03/2019) sore. Hari itu mereka bahagia karena akhirnya pernikahan dengan pasangan tercinta sah diakui negara.

Ratusan pasutri itu menerima buku nikah setelah seminggu sebelumnya mengikuti sidang isbat nikah gratis di Pengadilan Agama Tangerang. Pada acara Tangerang Ngebesan ini, mereka seakan menjadi pengantin baru.

Isbat nikah gratis dan Tangerang Ngebesan diselenggarakan Pemkot Tangerang untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Tangerang ke-26. Di tengah kemeriahan itu, ada pasutri mengaku dipungut biaya untuk mengikuti sidang isbat nikah dan acara Tangerang Ngebesan.

Adanya pungutan ini diceritakan peserta Tangerang Ngebesan asal Kecamatan Neglasari yang mewanti-wanti agar nama dan alamat rumahnya tidak ditulis lengkap.

Kepada Tangerang7.com, pria berinisial A ini mengaku dimintai biaya sebesar Rp700 ribu oleh pengurus RT. Uang itu disebutnya sebagai biaya pendaftaran.

“Saya dimintai sama RT. Daftarnya saja 700 ribu rupiah. Saya nanya di sini, ternyata gratis,” kata A kepada Tangerang7.com, Sabtu (02/03/2019).

Untuk sampai mendapatkan buku nikah, A dan istrinya mengaku mengeluarkan biaya mencapai Rp1 juta. Selain biaya pendaftaran tadi, A memberi uang tanda terima kasih kepada saksi dan wali pada saat proses sidang isbat nikah. “Kami udah abis sejutaan lebih. Demi Allah. Saya juga kaget,” jelasnya.

Menurut A, sebelumnya ada tiga pasangan dari wilayahnya yang ingin mengikuti acara ini. Tetapi karena tidak punya cukup biaya, satu pasutri mengundurkan diri.

“Sebelumnya bertiga yang ikut dari kampung saya. Tapi satu gagal karena kagak ada biaya. Temen saya yang satunya lagi sama, dimintai biaya juga,” kata A.

Menurutnya, untuk keperluan selama mengikuti sidang isbat nikah dan Tangerang Ngebesan, dia juga mengeluarkan biaya lagi. Seperti untuk makan dan minum serta transportasi dari rumah ke Puspem Kota Tangerang.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Iis Aisyah mengatakan, acara sidang isbat nikah maupun Tangerang Ngebesan tidak dipungut biaya satu sen pun dari peserta. Sebab, Pemerintah Kota Tangerang sudah menanggung seluruh biaya acara tersebut.

“Enggak ada. Sudah dibiayai oleh Pemkot Tangerang semua administrasinya. Cuma ada beberapa peserta yang dimintai membawa materai dua lembar untuk syarat isbat. Itu karena ada beberapa syarat yang kurang dan harus memakai materai,” kata Iis saat dihubungi Tangerang7.com, Minggu (03/03/2019).

Menurut Iis, besaran biaya untuk satu pasangan pengantin yang ditanggung pemerintah kota yaitu senilai Rp325 ribu dikalikan 660 peserta. “Pemkot yang bayarin dan itu juga masuk ke Penerimaan Negara Bukan Pajak,” jelasnya. (odo/t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya