oleh

Rumah Murah untuk Buruh di Kota Tangsel

Tangerang7.com, Ciputat – Pemkot Tangsel menyediakan perumahan murah bagi buruh. Lokasinya ada di Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, pengerjaan rumah untuk buruh di Ciputat itu hampir selesai. “Saya harap para buruh bisa memanfaatkan ini karena biayanya kan ada subsidinya,” kata Airin saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di MS Futsal Soccer, Serpong, Rabu (01/05/2019).

Menurut Airin, dirinya sudah minta ke Dinas Tenaga Kerja untuk langsung berkoordinasi dengan PP Urban dan serikat pekerja atau buruh.

Rumah murah itu, kata Airin, berbentuk layaknya apartemen.  Fasilitas pembangunan apartemen itu untuk pemanfaatan rumah layak huni. “Karena itu kan salah satu yang diminta buruh kepada gubernur dan saya,” kata Airin.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel Purnama Wijaya mengatakan, untuk menempati rumah murah yang berjumlah sekitar 1.000 unit itu harus memenuhi persyaratan. Di antaranya sudah masuk keanggotaan BPJS dan terdaftar di serikat pekerja. Harga unit minimal Rp 200 juta per unit dan bentuknya seperti apartemen.

Pada peringatan Hari Buruh Internasional, buruh di Kota Tangsel melakukan aksi damai. Mereka menyelenggarakan turnamen futsal dan hiburan lomba senam poco-poco. Meski demikian, aksi tersebut tidak mengurangi nilai perjuangan mereka.

“Memang aksi kami kali ini berbeda dengan aksi-aksi sebelumnya dan yang lain. Tetapi, aksi kami ini tak mengurangi nilai perjuangan dari para buruh,” kata Ketua Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Tangsel Vanny Sompie.

Mereka tetap membawa tuntutan perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan buruh, kehidupan yang layak, dan terhindar dari eksploitasi buruh. Kehidupan layak yang dimaksud terkait masalah upah buruh, BPJS Ketenegakerjaan, BPJS Kesehatan, perumahan dengan harga terjangkau dan perlindungan kaum buruh.

“Revisi PP 78, perbaikan pelayanan BPJS kesehatan/ketenagakerjaan, pengadaan perumahan murah buat buruh, perlindungan korban PHK dan pengangguran serta perlindungan pekerja migran,” kata Vanny. (t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya