oleh

Ratusan Petugas Pemilu Meninggal, Polres Tangsel Gelar Salat Gaib

Tangerang7.com, Serpong – Ratusan petugas Pemilu 2019 meninggal dunia. Paling banyak dari unsur Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS. Panitia pengawas pemilu dan anggota kepolisian juga gugur, rata-rata faktor kelelahan.

Berdasarkan data yang diperoleh Tangerang7.com, hingga Kamis (25/4/2019) pukul 18.00 WIB sebanyak 225 orang petugas KPPS meninggal dunia selama penyelenggaraan Pemilu 2019. Kemudian, 33 anggota panitia pengawas pemilu dan 16 personel polisi wafat dalam menjalankan tugas mengawal pemilu serentak ini.

Gugurnya para pahlawan demokrasi mendapatkan simpati dan empati dari Kepolisian Resor Tangerang Selatan. Satuan organisasi Polri di bawah kepemimpinan AKBP Ferdy Irawan ini menggelar doa bersama dan salat gaib di Aula Lantai 4 Mapolres Tangsel, Serpong, Jumat (26/4/2019) pagi. Selain menghadirkan Ustaz Kartomi Hamzah, salat tersebut diikuti ratusan personel Polres Tangsel.

Wakapolres Tangsel Kompol Arman mengatakan, tujuan utama pelaksanaan doa bersama dan salat gaib itu sebagai simpati dan empati terhadap para pahlawan demokrasi di seluruh Indonesia. Baik petugas KPPS, Panwaslu, maupun Polri.

“Kita melaksanakan salat gaib dan doa untuk rekan-rekan kita yang telah mendahului kita, gugur dalam melaksanakan tugas mengamankan pesta demokrasi Pemilu 2019,” ujar Arman.

Pada kesempatan itu, perwira menengah Polri dengan melati satu di pundak ini berharap agar rangkaian lanjutan Pemilu 2019 berjalan lancar, mulai dari rekapitulasi tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga tingkat nasional. Petugas pemilu pun diminta untuk senantiasa menjaga kesehatan.

“Paling utama menjaga kesehatan. Lihat situasi pada saat perlu istirahat dan saat berjaga itu benar-benar harus bisa dikendalikan sendiri, sehingga tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan,” pungkas Arman. (srh/srh)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya