oleh

Rancang Program Hingga 2025, Perkumpulan INM Gelar Raker Dewan Pengurus

Tangerang7.com, Batuceper – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perkumpulan Investor Nasional Madani (INM) merancang program kerja hingga 2025 dengan menggelar Rapat Kerja (Raker) Dewan Pengurus periode 2021-2025, di Ruang Rapat Sekretariat INM Lantai 6 Jalan KH Maulana Hasanudin Nomor 1A Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Jumat siang (16/4/2021).

Raker Dewan Pengurus Pusat ini dibuka langsung Ketua Umum INM Zulfikar Hamonangan, SH yang didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) INM Nasruddin, ST, Bendahara Ariston FX. Sekitar 50 orang dalam raker organisasi ini. Antara lain, Sekretaris Komisi Aparatur Sipil Negara Harry Muly Zein, anggota DPRD Banten Asep Hidayat. Protokol kesehatan ketat diterapkan para peserta.

Zulfikar mengatakan, meski merupakan bergerak di bidang usaha dan investasi, namun organisasi ini bukan saja dari dua kalangan tersebut. Tapi beraneka latar belakang orang.

“Ada orang yang menguasai bidang perizinan, bidang hukum. Kalau organisasi ini hanya pengusaha, saya yakin organisasi sulit bergerak. Karena rata-rata pengusaha itu sibuk,” kata Bang Zul, sapaan akrabnya.

Bang Zul juga menjelaskan kata “madani” dalam organisasi yang dipimpinnya. “Organisasi ini bukan dari kalangan pengusah besar. Tapi juga kecil dan menengah, makanya ada kata “madani” dalam INM ini,” ungkap anggota DPR RI ini.

Di organisasi INM ini, kata Bang Zul, selain lintas latar belakang, juga lintas usia. “INM tidak dibatasi usia,” katanya.

Untuk pengembangan organisasi ini, pada 2022, INM ini terbentuk di 34 provinsi dan 50 persen kepengurusan di tingkat kota dan kabupaten. “Pengusaha-pengusaha di daearah harus bisa berperan. Pembangunan harus juga ada peran swasta. Bukan hanya pemerintah. Penguasa dan pengusaha harus bersinergi,” kata Bang Zul.

Dalam raker ini, para peserta juga diberi pemahaman utuh seputar INM. Mulai dari latar belakang, sejarah pendirian, hingga visi misi organisasi ini. Ditampilkan juga cuplikan informasi televisi yang menayangkan pembentukan dan pelantikan Lembaga Penjamin Investasi (LPI) oleh Presiden Joko Widodo.

“Ketika pemerintah membentuk LPI, di saat yang sama INM juga terbentuk. Ini tentu sangat baik. LPI ini merupakan lembaga investasi pertama di Indonesia,” katanya. (t7/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya