oleh

PT Adis Dinilai Patuhi PSBB, Patut Dicontoh Industri Lain

Tangerang7.com, Balaraja – PT Adis Dimension Footwear (ADF) yang berlokasi di Jalan Raya Serang, Kelurahan Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, dinilai konsisten mematuhi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di kawasan pabriknya.

Pabrik yang memproduksi sepatu olahraga ini pun dianggap sudah sangat siap menuju era kehidupan baru atau New Normal.

Penilaian ini disampaikan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang, DPRD Kabupaten Tangerang, saat secara bersamaan melakukan pemantauan langsung penerapan PSBB tahap ketiga Kabupaten Tangerang di pabrik ini pada Jumat (5/6/2020).

Human Capital Director PT ADF H Nunung Riyanto (pegang mik) memberi sambutan dan penjelasan seputar penerapan PSBB di PT Adis, Jumat (5/6/2020).

Pejabat ketiga institusi ini yang datang adalah Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang Jarnaji, Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Tangerang Dwi Gama Ediyanto, Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Tangerang Hendra, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang Ahmad Supriyadi (F-PDIP/dapil V) dan Tasripin (F-PAN/dapil I), dan Kanit Intel Sosial Budaya Polresta Tangerang Tigaraksa Mustakim.

President Director PT ADF Margareth Vikta menyampaikan terima kasih kepada unsur pemerintah daerah, legislatif, dan kepolisian yang telah meluangkan waktu untuk datang memantau penerapan PSBB di PT Adis.

“Penerapan protokol kesehatan di masa PSBB ketiga ini merupakan bentuk komitmen PT Adis mendukung kebijakan pemerintah. Kami patuh dan konsisten menerapkan di lingkungan pabrik, ” kata Vikta.

Vikta mengakui, penerapan protokol kesehatan berdampak positif terhadap perilaku karyawan. “Tingkat kedisiplinan makin tinggi. Karena memang, kami ingin perusahaan ini makin berkembang dan maju, ” ujarnya.

Dikatakan Vikta, kunjungan aparat pemerintah, legislatif, dan kepolisian juga bisa disebut sebagai wujud keseimbangan informasi yang diterima dari pihak eksternal. “Dengan kunjungan ini, jadi bisa melihat langsung apa yang telah kami lakukan, ” ungkap Vikta.

Vikta menginformasikan, meski tengah terjadi pandemi covid-19, namun secara umum PT Adis berjalan normal. “Kami berharap hubungan baik yang selama ini terjalin dapat terus terjaga. Sebab,
keberlangsungan PT Adis bukan hanya hari ini. Harus berkesinambungan dan karyawan PT Adis harus tetap sehat, sehingga PT Adis tetap berjalan,” tegas Vikta.

Human Capital Director PT ADF H Nunung Riyanto mengungkapkan, pihaknya sangat kooperatif dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah, legislatif, TNI/Polri, juga stakeholder lainnya.

“Kami patuhi penerapan PSBB dan ini bukan basa-basi. Banyak perubahan perilaku karyawan dan itu sangat positif, ” kata Nunung yang juga Ketua Umum Satgas Covid-19 di PT Adis.

Terkait dampak wabah covid-19, Nunung mengakui ada penurunan order dan pengurangan tenaga kerja. Namun, itu semua masih dalam tingkat kewajaran.

Kata Nunung, jika ada pengurangan karyawan yang belum dilaporkan, bukanlah suatu pelanggaran.
Tapi memang, apa yang dilakukan perusahaan, akan dilaporkan secara komprehensif pada bulan berikutnya. “Itu mekanisme pelaporan yang kami lakukan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang Jarnaji mengakui kepatuhan dan komitmen PT Adis dalam menerapkan protokol kesehatan di masa PSBB ini.

Ia telah melihat secara langsung kepatuhan dan komitmen perusahaan ini di lokasi pabrik. “Perlu diapresiasi, sebagai bentuk pencegahan covid-19,” kata Jarnaji.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Ahmad Supriyadi menilai hal yang sama. “Saya apresiasi. Sangat luar biasa. Virus covid-19 mengancam nyawa, juga mengancam ekonomi. Saat ini, kita menuju era New Normal. Kita akan terbiasa sesuatu yang baru. Nantinya, kedisiplinan ini bisa dijadikan life style,” kata aktivis serikat pekerja ini.

Bahkan, Supriyadi berani menyebut apa yang telah dilakukan PT Adis bernilai sempurna. “PT Adis patut dijadikan contoh industri lain,” katanya.

Pantauan di lokasi, segala standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan dijalankan PT Adis. Mulai dari ketika karyawan memasuki area pabrik hingga mereka masuk ke lokasi tempat kerjanya. (did/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya