oleh

PSBB Diperpanjang, Pemkot Tangsel Tinjau Persiapan Mal dan Tempat Ibadah

Tangerang7.com, Serpong – Pemkot Tangsel baru saja menetapkan kembali perpanjangan PSBB di wilayahnya hingga 14 Juni mendatang.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany terus melakukan sosialisasi mengenai hal ini. Bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maya Mardiana, Kepala Dinas Pariwisata Dadang Sofyan dan Kepala Bidang Humas Irfan Santoso, Airin melakukan pengecekan pada beberapa tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Diakui Airin, ada beberapa perbedaan pada PSBB sebelumnya, seperti penetapan SIKM terhadap masyarakat keluar masuk yang tinggal di Kota Tangsel namun tidak ber-KTP Jabodetabek dan Banten.

Hal lainnya, fase memasuki new normal pemerintah banyak menerima usulan dari para pelaku usaha di Kota Tangsel. Menanggapi hal tersebut, pihaknya pun turun dan melakukan pengecekan persiapan pada tempat rumah makan, mal, pasar dan tempat ibadah dalam menuju new normal.

”Seperti Teras Kota yang sudah mengusulkan untuk buka dan beraktivitas kembali. Untuk itu kita melakukan pengecekan persiapan mereka, ” kata Airin.

Selain Teras Kota, Bandar Djakarta juga mengusulkan hal yang sama. Kata Airin, dengan banyaknya usulan ini pemerintah akan mempertimbangkan dan melakukan evaluasi dalam rapat yang akan digelar pada Jumat mendatang.

Pemeriksaan dan evaluasi juga dilakukan terhadap tempat ibadah. “Berkaitan dengan surat edaran dari Kementerian Agama. Maka mau tidak mau harus diikuti,” ungkapnya.

Lanjut Airin, pada minggu ke tiga bulan Juni ini, pelaku usaha dan beberapa titik sebagai mana tempat bekerja bisa diaktifkan kembali. Tentunya dengan memastikan adanya protokol kesehatan dan memiliki surat rekomendasi dari gugus tugas. Sebab, keputusan buka tidaknya tempat usaha ditentukan oleh gugus tugas.

Sebagai bentuk pencegahan terhadap covid-19, Pemkot Tangsel terus melakukan sosialisasi di kalangan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengenai pola hidup sehat.

BACA JUGA:  Pemkot Terima Bantuan 2.000 Handsanitezer dari Hipmi Tangsel

”Yang harus diperhatikan adalah protokol kesehatan yang dipenuhi. Jangan sampai, apa yang sudah kita sosialisasikan mengenai pola hidup bersih dan mencegah terjangkit covid-19 ini tidak dilakukan,” tandas Airin. (mad/rls/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya