oleh

PSBB di Kabupaten Tangerang Diperpanjang, Akan Ada Sanksi Bagi Pelanggar

Tangerang7.com, Tigaraksa -Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memutuskan untuk memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang, terhitung Sabtu 2 Mei 2020, pukul 00.01 WIB. Waktunya pun hingga 14 hari.

Bupati Tangerang memutuskan perpanjangan PSBB ini setelah menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama unsur muspida atau forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang melalui video conference di tempat kerja masing-masing, Selasa (28/4/2020).

Rapat juga diikuti Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, Sekda Kabupaten Tangerang Mochammad Maesyal Rasyid, para asisten daerah, dan para camat Kabupaten Tangerang.

Dalam perpanjangan PSBB ini, pelaksanaannya akan lebih diperketat lagi. “Agar masyarakat lebih disiplin lagi,” kata Zaki dalam keterangan tertulisnya melalui Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang.

Zaki mengatakan, jika pada sesi pertama belum dikenakan sanksi untuk pelanggar, maka di sesi kedua sanksi akan mulai diterapkan. Sanksi yang diterapkan berupa penindakan hukum, membuat efek jera bagi pelanggar.

Pada PSBB sesi pertama lebih kepada edukasi, sosialiasi, dan penyebaran informasi kepada masyarakat.

Selain itu, perlu ada peningkatan dan optimalisasi terhadap check point, terutama di jalan tol Jakarta-Merak dan beberapa pintu tol dan juga perlu evaluasi beberapa titik check point di sejumlah wilayah selama PSBB sesi pertama.

Diketahui, saat PSBB pertama, ditemukan masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya patuh. Masih banyak yang melanggar, seperti tak menggunakan masker dan penerapan jumlah orang di kendaraan.

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengimbau petugas PSBB untuk lebih tegas lagi dan melakukan patroli untuk menyisir warga yang masih membandel sekaligus memberikan pemahaman kembali tentang PSBB.

“Sanksi bagi pelanggar diperlukan agar PSBB ini berjalan optimal dan mampu memutus rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Tak Perlu Jadi Superhero, Cukup Donor Darah

Di PSBB sesi kedua ini, kata dia, akan dimaksimalkan lagi seperti melakukan wawaran kepada masyarakat dan tingkatkan frekuensi patroli keliling di sore hari menjelang berbuka puasa.

Masih dalam keterangan tertulis, Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Parada Warta Nusantara Tampubolon menyampaikan, ada tiga poin yang menjadi bahan evaluasi pelaksanaan PSBB. Pertama, bila penerapan PSBB tahap dua harus dilakukan penambahan check point di beberapa titik, terutama pintu keluar tol Balaraja karena potensi pelanggaran cukup tinggi. Kedua, perilaku masyarakat juga harus diperhatikan.

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam mengatakan, selama pelaksanaan PSBB pertama, pihaknya melakukan pencatatan pelanggaran melalui aplikasi selama 10 hari. Ada 4.224 orang yang melanggar.

“Perlu ditingkatkan pemberdayaan gugus tugas tingkat RW/RT untuk kampanyekan penanganan covid-19 dari rumah ke rumah. Ini sangat membantu pencegahan. Saya tetap optimistis dengan melibatkan masyarakat bergotong royong pelaksanaan PSBB akan berhasil pencegahan Clcovid-19,” kata Ade. (rls/t7/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya