oleh

Pria Berjaket ala Grab Rampok Indomaret di Ciledug

Tangerang7.com, Ciledug – Aksi perampokan Indomaret di kawasan Ciledug, Kota Tangerang, terekam kamera CCTV. Salah satu pelaku tampak mengenakan jaket ojek online.

Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, aksi kejahatan itu terjadi pada Sabtu (9/11/2019) pukul 23.55 WIB. Tempat kejadian persis di depan Masjid Fatahillah, Kelurahan Sudimara Timur, Ciledug.

Ketika itu, dua karyawan jaringan retail waralaba tersebut, Arjun Abram Maulana (23) dan Wiwied Putri Aliandri (19), hendak pulang dan toko dalam keadaan tertutup dengan rolling door. Tiba-tiba datang sebanyak 3 orang tak dikenal.

Abdul menuturkan, salah satu pelaku dengan mengenakan jaket ojek online ala Grab menodongkan senjata tajam jenis golok ke arah Arjun. Kemudian, Arjun dibawa ke dalam gudang di belakang area toko dan disuruh tengkurap di lantai.

Tidak hanya itu, tangan Arjun diikat ke belakang dengan menggunakan tali rafia. Lantas, pelaku menanyakan di mana kunci brankas dan Arjun menjawab tidak memegang kunci brankas.

Lantaran belum mendapat kunci brankas, pria berjaket ojek online ala Grab itu menarik Wiwied menuju gudang. Ia mendesak agar Wiwied menunjukkan kunci brankas tersebut. Sebelum diberitahukan, pelaku langsung menggeledah tas milik Wiwied dan menemui kunci brankas.

“Setelah itu pelaku menyuruh saksi Wiwied untuk membuka brankas sambil ditodongkan golok,” jelas Abdul dalam keterangan tertulis, Senin (11/11/2019).

Kerugian Materiel Rp23 Juta

Brankas pun terbuka. Pelaku langsung menggasak uang hasil penjualan di dalam brankas itu sebesar Rp 19.661.500. Sementara itu, dua pelaku lainnya mengambil rokok dan kosmetik dengan nilai Rp 3.776.500. Rokok dan kosmetik hasil merampok itu dimasukkan ke dalam ransel berwarna hitam.

“Kemudian, saksi ditinggal di gudang dengan pintu tertutup. Pelaku melarikan diri. Setelah lima menit, saksi keluar gudang dan masuk ke area toko serta memberi tahu kejadian itu kepada kepala toko,” ujar Abdul.

Polisi hingga kini belum menangkap para pelaku. Polisi masih memburu tiga orang terduga pelaku dan menyelidiki kasus perampokan di Indomaret itu. “Total kerugian materiel lebih dari Rp23 juta. Para pelaku masih kita buru, sampai dapat,” pungkas Abdul. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya