oleh

Prabowo Menang di TPS Gubernur Banten, Jokowi Unggul di Hitung Cepat

Tangerang7.com, Pinang – Pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, unggul di TPS 03 tempat Gubernur Banten Wahidin Halim mencoblos. Pasangan Prabowo-Sandi meraih 110 suara, sementara Jokowi-Ma’ruf hanya memperoleh 51 suara.

Wahidin mencoblos di TPS yang berlokasi di Jalan H Djiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, itu bersama sang istri Ninik Nurhaini Halim serta beberapa cucunya yang kompak mengenakan baju serba putih.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Wahidin Halim beberapa kali menyiratkan dirinya sebagai pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf. Saat ditanya mengenai pilihan politiknya pada proses pencoblosan pagi tadi, Wahidin tidak mau mengungkap pilihannya. “Soal suara itu jangan mancing-mancing,” ujarnya.

Di bagian lain, hasil sementara hitung cepat atau quick count secara nasional pemilihan presiden 2019 menunjukkan pasangan calon presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf, menang.

Dalam hitung cepat Charta Politica, hingga pukul 16.50, dengan perolehan masuk sementara 81,90 persen, Jokowi menang 54,37 persen suara. Capres nomor urut 02 meraih 42,63 persen suara.

Di dunia maya, khususnya media sosial Twitter, pendukung Prabowo-Sandiaga belum legawa atas hasil hitung cepat sementara tersebut.

Melalui tagar #IniCurang, kubu Prabowo memberikan perlawanan. Hingga Pukul 16.00, satu jam selepas hasil hitung cepat dipublikasikan, tagar itu telah digaungkan lebih dari 5.600 kali, menjadi salah satu topik trending di Indonesia.

Sebelum pencoblosan dimulai, kubu pendukung Prabowo-Sandiaga menggunakan tagar-tagar seperti #BismillahInsyaAllahPrabowo, #GerakanSubuhAkbarIndonesia, #BesokTusukPrabowoSandi, dan #JokowerFitnahKejiUAS.

Tagar-tagar yang dikampanyekan “dimakan” dengan baik oleh pengikut mereka, membuat beberapa tagar menjadi paling populer di Indonesia.

#TheVictoryOfPrabowo, misalnya. Paling tidak, ada 18 ribu tweet terkait tagar tersebut di Twitter. Hal itu menjadikan tagar itu lebih awal masuk menjadi topik trending, jauh lebih awal dibandingkan tagar #JokowiWinElection.

Di lain sisi, kubu Jokowi memanfaatkan lebih banyak buzzer hingga bot untuk meramaikan jagat Twitter. Akibatnya, tagar-tagar seperti #01TheCampion, #PilihOrangBaik, #PilihYgJelasIslamnya, dan #PilihYgBajuPutih memiliki interaksi yang lebih sedikit. (t7)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya