oleh

Polisi Kejar Penembak Hewan Piaraan di Citra Raya

Tangerang7.com, Cikupa – Penembakan hewan piaraan mendadak viral di media sosial. Selain menjadi perbincangan hangat warganet, kasus tersebut tengah diselidiki pihak kepolisian. Pelaku penembakan dalam pengejaran.

Penembakan hewan piaraan itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @anstlucia, Senin (12/8/2019). Di mana, seorang pria menembak anjing bernama Beedo hingga mati dengan menggunakan senapan angin. Anjing tersebut milik Anastasia Lucia Margaret.

Hal itu terjadi di kompleks Water Point Citra Raya, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Anastasia menyebutkan, pelaku menembak si Beedo sebanyak dua kali hingga tak lagi bernapas. Menurut dia, tindakan tersebut brutal dan dilakukan di hadapan anak-anak yang sedang bermain di lokasi penembakan.

“Anak-anak ini shock dan mereka nangis… trauma… padahal bapak yang nembak ini punya anak….,” kata Anastasia lewat unggahan di Instagram, @anstlucia.

Anastasia sudah mendatangi rumah terduga pelaku guna meminta pertanggungjawaban. Namun, pelaku justru menodongkan senapan angin ke arah Anastasia dan dengan angkuh mengakui telah menembak Beedo.

“Mediasi pun dilakukan tidak ada iktikad baik dari pihak penembak untuk meminta maaf datang kepada kami.. pihak RT pun terkesan meremehkan masalah ini dan menganggap “yasudah maaf saja cukup” “kalau bapak taro dalam anjingnya kan gak akan terjadi seperti ini…,” ujar Anastasia.

Dalam unggahan tersebut, ia menandai sejumlah akun Instagram lainnya seperti akun resmi Polresta Tangerang @kapolrestatangerangofficial dan Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif @m.sabilul_alif.

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif pun merespons unggahan di akun Instagram @anstlucia itu. “Postingan itu menandai saya dan akun resmi polres. Kami tindaklanjuti,” kata Sabilul, Selasa (13/8/2019).

Atas dasar apa pun, menurut Sabilul, seseorang tidak diperkenankan menggunakan senjata. Apalagi diduga penembakan itu disaksikan oleh anak-anak. Hal tersebut dapat berdampak buruk pada psikologis anak.

“Kami akan mintai keterangan pemilik akun dan pastinya akan mencari dan menindak tegas pelaku penembakan,” tegas dia.

Polisi akan mendalami pokok unggahan akun @anstlucia. “Jangan sampai justru masalah membesar dan menimbulkan korban,” kata Sabilul.

Senapan Angin untuk Olahraga

Sabilul menegaskan, senapan angin merupakan jenis senjata api dan hanya boleh digunakan untuk kepentingan olahraga. Hal itu sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga.

Dalam Pasal 4 ayat 3 peraturan itu disebutkan, pistol angin (air pistol) dan senapan angin (air rifle) digunakan untuk kepentingan olahraga menembak sasaran atau target. “Bahkan untuk memiliki senapan angin, seseorang harus memenuhi beberapa persyaratan,” tandas Sabilul.

Dia mengatakan, apabila seseorang justru menyalahgunakan senapan angin, maka bisa dikenai Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

(t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya